Food Photography: memotret foto makanan yang estetik

Food Photography (atau disebut juga Fotografi Makanan) adalah jenis aliran tema Seni Fotografi yang menjadikan makanan dengan beragam dekorasi yang estetik untuk menjadi sebuah objek fotografi. Didalam Seni Fotografi Makanan ini, makanan yang disajikan dengan rapi, indah serta menarik menjadi daya tarik objek di dalam sebuah frame foto.

Food Photography awalnya adalah kemampuan yang dilakukan oleh sebagian orang yang punya pekerjaan dibidang fotografi. Namun dewasa ini Seni Fotografi Makanan telah mengalami perkembangan dan telah banyak dilakukan oleh banyak orang. Memotret makanan yang menarik dan menggugah selera tidak hanya merupakan sebuah pekerjaan bagi para juru foto, tetapi juga menjadi sebuah life style bagi banyak individu saat ini.

 

Jenis-jenis Food Photography

Didalam Seni Fotografi Makanan, ternyata memiliki beragam jenis bentuk-bentuk penyajian Food Photography. Hal tersebut dikarenakan jenis-jenis Food Photography tersebut memiliki tujuan, bentuk konsep dan hasil yang berbeda-beda.

Berikut ini adalah jenis-jenis bentuk dari Food Photograhy yang mungkin telah banyak ditemui oleh kita dan telah banyak dipublikasi melalui beragam media.

  • Food Editorial Photo; merupakan jenis Fotografi Makanan yang menampilkan objek potret makanan yang sedang trending dengan tampilan yang menarik. Pada jenis fotografi makanan ini biasanya menyisipkan jenis nama makanan hingga sedikit catatan atau resep yang tertulis pada hasil foto setelah proses editing.

Food Editorial Photo
  • Food Commercial Photo; adalah jenis Fotografi Makanan dengan tujuan komersial atau menampilkan sebuah merk produk makanan/minuman tertentu agar mudah dikenal oleh banyak orang. Jenis Fotografi Produk Makanan ini biasanya dikerjakan secara profesional untuk kepentingan iklan atau advertisement agar disebarluaskan melalui berbagai platform media. 

Food Commercial Photo
  • Flatlay Photo; merupakan jenis Fotografi Makanan dengan angle dari atas atau 90 derajat. Jenis Konsep Fotografi Makanan ini dimaksudkan agar semua makanan beserta beberapa elemen pendukung konsep akan terlihat dengan jelas.

Flatlay Photo
  • Hands in Frame; adalah jenis Fotografi Makanan yang menampilkan elemen tangan manusia yang masuk ke dalam frame foto. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan interaksi orang yang menghidangkan atau mengambil makanan tersebut dan menunjukkan keindahan makanan yang telah terjadi tersebut.

Hands in Frame

  • Storyteller; merupakan jenis Fotografi Makanan yang mengaitkan cerita atau keadaan tertentu dari makanan yang menjadi objek potret foto dengan lingkungan sekitarnya. Biasanya jenis fotografi makanan ini menambahkan beberapa elemen dan dekorasi-dekorasi tertentu ke dalam frame foto untuk menguatkan cerita didalamnya.

Storyteller

  • Moody; adalah jenis Fotografi Makanan yang banyak digunakan para penikmat Kopi atau makanan tertentu dengan menampilkan mood sebuah perasaan tertentu yang dituangkan dalam bentuk tulisan caption pada foto makanan tersebut. Biasanya teknik foto pada jenis fotografi makanan ini dikonsep dengan pencahayaan tertentu, memiliki motion yang dramatis dan sudut pandang yang sangat menarik.

Moody

  • Shoefie; merupakan jenis Fotografi Makanan yang unik dengan memasukkan elemen kaki manusia (sepatu) ke dalam frame foto makanan/minuman tertentu. Jenis fotografi makanan ini termasuk jenis yang belum banyak ditemukan, namun memiliki style yang unik dan menarik. Salah satu contoh bentuk dari jenis fotografi makanan ini adalah ketika memperlihatkan kondisi saat kita memegang makanan sembari berdiri dan memperlihatkan sepatu favorit kita sebagai background foto. Jenis Fotografi Shoefie ini biasanya juga bertujuan untuk menunjukkan eksistensi perjalanan atau travelling seseorang.

Shoefie

  • Freezing Food Photo; adalah jenis Fotografi Makanan yang sangat unik dengan membuat gerakan kepada objek makanan dan “membekukannya” didalam sebuah frame foto. Jenis fotografi makanan ini maksudnya adalah dengan membuat sebuah konsep yang memotret elemen-elemen penyusun makanan dan memotretnya dengan cepat (atau dengan sebuah teknik tertentu), sehingga objek terkesan beku dan tertangkap dengan cepat.

Freezing Food Photo

  • Miniature Food Photo; merupakan jenis fotografi makanan yang unik dengan mendekorasi makanan dan memadukannya dengan sebuah objek miniatur. Jenis fotografi makanan ini biasanya menampilkan sebuah adegan miniatur tertentu dan menjadikan makanan sebagai elemen dari adegan tersebut.

Miniature Food Photo

  • Camping Food Photo; adalah salah satu jenis Fotografi Makanan yang menampilkan foto makanan secara outdoor dalam sebuah kegiatan camping di alam terbuka. Jenis fotografi makanan ini merupakan salah satu jenis seni fotografi makanan yang cukup digemari saat ini, ditengah maraknya beberapa sajian konten ata hasil fotografi makanan di tengah kegiatan camping dengan background pemandangan alam yang indah.

Camping Food Photo
 

Tips dan Trik Food Photography

Food Photography memiliki beberapa trik pemotretan yang serupa dengan Still Life Photography. Food Photograpy biasanya paling sering dilakukan didalam sebuah ruangan tertutup atau indoor, sehingga memiliki beberapa cara yang sama teknik seni fotografi lainnya. Walau pun beberapa opsi konsep Fotografi Makanan juga dapat dilakukan ditempat terbuka atau outdoor. Beberapa jenis lokasi pemotretan atau bentuk konsepnya, biasanya tergantung dari jenis Fotografi Makanan yang telah kita pilih sebelumnya.

Food Photography sangat mudah dilakukan dan sering dilakukan oleh semua orang. Memotret keindahan makanan tidak hanya dilakukan dengan kamera DLSR atau Kamera Mirrorless, tetapi juga dapat menggunakan perangkat kamera HP. Namun untuk hasil foto yang sangat bagus dan lebih profesional, serta memiliki konsep yang bagus adalah sebuah pekerjaan yang tidak dapat dilakukan seadanya. Hal tersebut biasanya dilakukan demi kepentingan komersial atau kebutuhan editorial.

Berikut ini adalah beberapa tips dan trik yang bisa dicoba untuk melakukan Food Photography supaya menghasilkan beberapa karya seni foto yang menarik dan estetik.

  1. Pilih jenis fotografi makanan yang ingin anda lakukan dan tentukan konsepnya dengan matang. Ada 2 opsi yang telah anda ketahui sebelumnya tentang Fotografi makanan yang ingin anda lakukan secara indoor maupun outdoor.
  2. Persiapkan perangkat kamera andalan anda, termasuk jenis lensa yang cocok serta beberapa perlengkapan lainnya yang dapat menunjang seperti tripod, lampu sorot, perlengkapan lihgting, perlengkapan makan untuk dekorasi, dan lain-lain.
  3. Pilih beberapa angle atau sudut yang menarik untuk mendapat detail dan tekstur yang menarik dari makanan yang dipotret tersebut. Cobalah bereksplorasi dengan mengambil angle foto dari sisi kanan, kiri hingga belakang.
  4. Tentukan posisi pengambilan gambar, entah dengan format landscape atau potrait. Eksplorasi lah kedua format tersebut agar mendapat banyak opsi yang menarik.
  5. Bidik objek makanan secara langsung dari atas atau mengambil sudut 90 derajat. Hal tersebut dimaksudkan untuk mempertegas warna dan bentuk dari makanan yang kita potret.
  6. Berikan space pada bagian bawah, kanan maupun kiri gambar. Hal tersebut bisa memberikan ruang kosong supaya dapat disisipkan logo watermark, tulisan menu, resep atau qoutes yang menarik.
  7. Menambahkan elemen manusia agar memiliki kesan bagi para orang yang melihat foto tersebut merasa menjadi bagian dari pemandangan tersebut.
  8. Manfaatkan latar belakang yang menarik dan sesuai dengan jenis makanan yang dipotret atau tema tertentu dari sebuah produk makanan.
  9. Memotret makanan secepat mungkin, dalam artian makanan tersebut masih dalam keadaan fresh atau baru saja dimasak, sehingga warna makanan masih terlihat cerah dan alami.
  10. Sajikan makanan di atas piring atau wadah tertentu dengan porsi yang cukup atau lebih sedikit. Hal tersebut agar kita terfokus dengan makanan tersebut secara tekstur dan estetikanya.
  11. Buatlah konsep yang sederhana, dengan menambahkan beberapa peralatan dapur seperti piring, sendok, garpu atau alat masak lainnya.
  12. Perlihatkan bahan dasar makanan agar mendapat kesan fantastis dan unik, semisal daun, bumbu bubuk, bumbu kasar, rempah-rempah atau bahan-bahan lainnya. Hal tersebut dapat juga menjadi sebuah elemen dekorasi yang cukup menarik.
  13. Sesekali bereksplorasilah untuk memotret proses pembuatan makanan tersebu atau bagaimana cara makanan ataun minuman tersebut disajikan ke dalam wadah yang telah disediakan, contohnya seperti menuangkan kopi ke dalam gelas, menuangkan kuah atau saus ke dalam sebuah makanan, dan lain sebagainya.
  14. Pencahayaan yang baik untuk Food Photography adalah jenis yang bersumber dari cahaya alami, seperti cahaya pagi atau sore hari, bahkan lebih bagus dengan sedikit cahaya atau terkesan sedikit gelap. Hindari penggunaan flash agar objek makanan yang dipotret tidak terlalu terang dan sulit untuk diedit.

 

Contoh Karya Food Photography

Saat ini telah banyak ditemukan jenis-jenis bentuk Food Photography dan juga hasil karya-karyanya yang diupload di media online maupun terpampang  pada media cetak. Beberapa komunitas Fotografi maupun Kelas Fotografi pun saat ini telah banyak ditemukan untuk membuat sebuah kelas belajar bagi para fotografer atau orang yang tertarik dengan Fotografi Makanan yang estetik.

Berikut ini adalah beberapa sajian contoh-contoh dari karya Fotografi Makanan yang cukup menarik dan sangat berestetika, yang telah dikumpulkan dari beberapa media.





















Karya-karya Fotografi Makanan telah banyak ditemukan diberbagai paltform media cetak maupun online. Hal ini lumrah ditemui karena Food Photography adalah salah satu trik promosi kuliner yang ingin menampilkan visual makanan yang terlihat enak, menarik dan estetik oleh beberapa pelaku usaha. Bahkan banyak cetakan-cetakan gambar makanan ditemukan pada spanduk dan brosur yang disebarkan oleh para pengusahan makana tersebut, adalah hasil karya seni Food Photography.

Demikian deskripsi singkat tentang Seni Fotografi Makanan atau Food Photography, tips dan trik serta contoh-contoh karya foto yang dilampirkan pada artikel ini. Artikel terkait lainnya silahkan menelusuri label fotografi pada laman tegaraya.com

8 Komentar untuk "Food Photography: memotret foto makanan yang estetik"

  1. Ternyata.. Bagus banget poto makanannya... Bagaimana saya harus berkata-kata

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe.. mas tidak harus berkata-kata, cukup tuliskan komentarnya saja..

      Hapus
  2. Keren food photography itu.. Tapi memang bener2 harus kreatif food platingnya juga sih biar fotonya terlihat indah dan menarik. Thanks for share mas :))

    BalasHapus
  3. Waah baru tau penamaan food photography ini hahaa selama ini selalu lihat konsep foto foto diatas tapi gatau namanya. Thanks yaa kak sudah sharing

    BalasHapus
  4. Makasih sharingnya mas, info yg pas banget buat nambah skill photography saya klo pas lg ada event sekolah yg bertema makanan.

    BalasHapus
  5. Jujur food photography tuh syulit utk stylist kayak aku 😅😅 mesti banyak cari referensi lagi 😞 yang udah-udah ku berikan ke yg lain aja atau dikerjain bareng-bareng 😝😝 thank you tips-tips nya

    BalasHapus
  6. Paling kagum sama Freezing Food Photo.
    Sepertinya membuatnya tidak simple dengan teknik dan gear yang mumpuni.
    Tapi kagum juga dengan keunikan Miniature Food Photo.
    Kok bisa kece-kece banget gini ya..teknik food fotografi.

    BalasHapus
  7. pengen banget belajar Miniature Food Photo, pasti seru :D

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

RajaBackLink.com