Tari Kecak: tari tradisional dari Pulau Bali

Tari Kecak atau Ketjak merupakan pertunjukkan dramatisasi Khas Bali yang berasal dari Provinsi Bali. Tarian ini bersifat mistik yang bersumber dari Ritual Suci Tari Sang Hyang yang diinovasikan menjadi Tarian berbentuk Dramatisasi Seni Teater Rakyat.

Tari Kecak menjadi salah satu daya pikat pertunjukkan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bali. Tari Kecak juga dikenal sebagai salah satu jenis Tari Paling Terkenal di Indonesia dan telah Mendunia yang berasal dari Pulau Bali. Tarian ini bahkan sudah diperkenalkan saat rombongan penarinya melakukan tur dan berkeliling dunia untuk mempopulerkan Tarian Kecak.

 

Sejarah Tari Kecak

Tarian Kecak sesungguhnya bukan tarian Kuno hasil warisan Kerajaan Hindu di Pulau Bali. Tari ini berakar dari Ritual Tari Sang Hyang yang diinovasikan pada tahun 1930-an. Tarian ini awalnya bersifat mistik dengan tujuan ritual suci untuk penyembahan kepada Dewa. Hasil inovasi Tarik Sang Hyang tersebut adalah merupakan karya dari Seniman Tari asal Pulau Bali yang bernama I Wayan Limbak (1897-2003) yang dibantu oleh Pelukis asal Jerman yang bernama Walter Spies. Mereka berdua memiliki ide untuk mempopulerkan modifikasi Tari tersebut menjadi sebuah Tarian yang Populer dan menjadi pertunjukkan yang menarik dan dikenal sebagai Tarian Kecak

Tari Kecak masa lampau

Tari Kecak pertama kali muncul dan dipentaskan di Desa Bona, Gianyar. Melalui penyebaran para Seniman, Tari Kecak ini telah menyebar di berbagai daerah di Pulau Bali. Tari Kecak ini dikenal dengan nama Kecak yang diambil dari suara sahutan para penari yang menyebut kata “Cak-cak”.  Tari Kecak disebut juga Tari Cak atau Tari Api, karena mempertunjukkan sebuah adegan beberapa Penari yang melakukan uji ilmu kebal Api. Tarian ini sudah sangat dikenal dan menjadi tontonan para Wisatawan dari berbagai Negara yang mengunjungi Pulau Bali.

 

Makna Tari Kecak

Tari Kecak merupakan hasil inovasi dari Tarian Sakral Shang Hyang atau sebuah tradisi untuk menolak Bala bagi masyarakat Pulau Bali. Tari Kecak yang dikenal juga dengan penamaan Tari Api (Fire Dance), biasanya menyisipkan Sendratri yang berisi Lakon Ramayana yang dijadikan Objek utama penampilan Tari Kecak ditambah dengan Penari Pendukung disekililingnya. 

Didalam pertunjukkan Tari Kecak memiliki makna cerita tentang Pertempuran Rama melawan Rahwana yang dibantu oleh Ksatria Kera Hanoman untuk menyelamatkan Putri Shinta. Hanoman kemudian menghancurkan tempat penyekapan Putri Shinta dengan cara membakarnya, namun siasat Hanoman terbaca oleh para Prajurit Kerajaan Alengka dan Prabu Rahwana, hampir membakar Hanoman. Akibat pertikaian tersebut, Raja Rama hampir mengalami kekalahan, namun Ia akhirnya dengan khusuk berdoa kepada Hyang Widi dan dapat mengalahkan Prabu Rahwana.

Dari cerita lakon tersebut, Tari Kecak menyiratkan sebuah makna dan nilai moral bahwa kasih yang tulus akan mengalami kemenangan dengan sebuah kesungguhan dan Kekuatan Doa.

 

Ciri Khas & Gerakan Tari Kecak

Ciri Khas Tarian Kecak adalah mempertontonkan penampilan kelompok Penari Laki-laki yang berjumlah hingga 50 orang hingga lebih, duduk berbaris melingkar dengan mengangkat kedua tangan ke atas dan mengayun-ayunkan telapak tangan mereka menyerupai kibasan kipas tangan. Penari tangan tersebut menggunakan bawahan jarik kotak-kotak berwarna hitam putih bermotif seperti papan catur. Ditengah lingkaran penari duduk tersebut terdapat tokoh utama atau karakter yang memainkan lakon Ramayana tentang Pertempuran Rama melawan Rahwana yang dibantu oleh Ksatria Kera Hanoman untuk menyelamatkan Putri Shinta

Kemudian ada suatu momen para penari pendukung yang melingkar akan menutup penari utama dengan tangan-tangan mereka dan kembali membuka dengan kejutan-kejutan yang ditampilkan setelahnya. Tari Kecak tidak diringi oleh Musik Tradisional berupa Musik Gamelan atau alat musik tradisional lainnya. Para Penari itulah yang akan bersahut-sahutan dengan sebuah irama tertentu yang berartikulasi lisan “Cak-cak”. Suara sahut-sahutan tersebut yang yang menjadi pertunjukan Tari Kecak.

Setelah pertunjukkan mencapai Tarian Kecak mencapai puncaknya, akan dipertontonkan sebuah pertunjukkan Kebal Api oleh Para Penari utama dari para pemeran Lakon Ramayana. Pertunjukkan Kebal Api ini dilakukan untuk menggambarkan sebuah adegan cerita Perang Api antara Hanoman dan Prabu Rahwana.


Konon Tarian ini sudah diperkenalkan diberbagai kawasan Dunia saat Wayang Limbak beserta rombongan penarinya berkeliling dunia untuk mempopulerkan Tarian Kecak. Pada tanggal 25 Februari 2018, tercatat sebuah rekor dari pertunjukkan Tarian Kecak yang diadakan di Pantai Berawa, yang diikuti hingga 5.555 orang Penari Kecak. Jumlah yang sensasional tersebut membuat pertunjukan tersebut tercatat sebagai Tarian Kecak Terbesar dan Terbanyak yang ditercatat di Rekor MURI.

 

Busana & Properti Tari Kecak

Didalam Tarian Kecak diisi oleh Penari Kecak dan Pengisi Lakon Rayamana. Penari Kecak biasanya diisi oleh kelompok Penari Pria yang bertelanjang dada dan menggunakan bawahan jarik kotak-kotak berwarna hitam putih bermotif seperti papan catur. Penari Kecak ini juga dilengkapi dengan aksesoris kerincing di pergelangan kaki.

Rama dan Shinta

Sedangkan para Pemeran Lakon Ramayana menggunakan busana dan riasan khusus yang menggambarkan masing-masing karakter yang diperankannya. Karakter Tokoh Kerajaan seperti Rama dan Shinta menggunakan busana Kerajaan dilengkapi aksesoris berupa mahkota dan keris. 

Hanoman

Karakter Tokoh seperti Hanoman akan menggunakan riasan dan aksesoris yang menyerupai sesosok kera dan dilengkapi Mahkota dikepalanya dan Bawahan menggunakan Sarung bercorak Kotak-kotak. Sementara Tokoh Rahwana digambarkan sebagai sesosok Raksasa berwarna merah, dengan aksesoris Mahkota Kerajaan, Rambut Gimbal Panjang dan menggunakan bawahan jarit bercorak kotak-kotak.

 

Demikian artikel singkat tentang Tari Kecak yang merupakan Tari Tradisional yang Terkenal dari Pulau Bali. Artikel terkait lainnya silahkan menelusuri label seni tari pada laman tegaraya.com

6 Komentar untuk "Tari Kecak: tari tradisional dari Pulau Bali"

  1. Whoaa jadi tau lebih dalam tentang tari kecak asal Bali ini. Unik sekali yaa tarian ini, dan sudah pasti terkenal sekali. Thanks kak sudah sharing

    BalasHapus
  2. ternyata menarik ya kisah dibalik tari kecak, sleama ini hanya menikmati tariannya saja, saya suka melihat pertunjukkan tari tradisional, Indonesia kaya budaya

    BalasHapus
  3. Tari kecak ini luar biasa menarik. Walaupun gerakannya banyak yg sama . Tapi ternyata ada maksudnya. Waktu di bali, yang memerankan lakonnya hanoman tuh asli bagus banget. Sesuai sama gambaran perilaku hanoman.

    BalasHapus
  4. Wah ternyata sungguh menarik sejarah dan makna di balik tarian kecak. Benar aja bahwa setiap tarian nusantara memiliki sejarah sendiri dan makna yang semuanya ada esensi nasehatnya yang bisa dibawa dalam kehidupan. Seperti bahwa kemenangan bisa diraih dengan ketullusan dan doa

    BalasHapus
  5. Kalau ke Bali wajib banget nonton Tari Kecak secara live begini yaa..
    Dapat "moment" dan filosofinya.
    Tulisannya membuka wawasan baru mengenai sejarah tarian kecak yang ternyata sangat kuat simbolisasi antara doa, cinta dan persaingan.

    BalasHapus
  6. Ternyata makna tariannya dalam dan menyentuh. Sering liat tarian ini di video YouTube dan punya keinginan untuk lihat langsung tapi belum kesampaian hingga sekarang. Ulasan yang menarik Kak. Terima kasih.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

RajaBackLink.com