Genre Musik Funk: sejarah, ciri khas dan jenis-jenisnya

Genre Musik Funk adalah salah satu jenis Genre Musik Modern dan Populer yang dikenal luas oleh para penggemar Seni Musik di seluruh Dunia. Musik Funk memiliki kesan irama yang penuh gairah kegembiraan dan membuat pendengarnya tergoda untuk bersenandung dan bergoyang mengikuti alunan ritmenya.

 

Perkembangan Musik Funk merupakan awalnya bentuk dari Musik Etnik yang mengandung tarian Amerika-Afrika. Musik Etnik tersebut bertransformasi menjadi lebih modern akibat pengaruh dari Musik Jazz, Soul, Disco serta RnB. Dari Musik Funk ini membuat perkembangan Seni Musik dengan nuansa Dance telah muncul dan menghasilkan banyak turunan Sub Genre. Musik Funk sangat lekat dengan gairah Dance dengan ritme-ritmenya, serta membawa semangat dan gairah Afrika.

 

Sejarah Musik Funk

Musik Modern beraliran Funk adalah jenis genre musik yang mengandung tarian Afrika-Amerika. Akar musik Funk berakar pada Musik Etnik Afrika Sub-Sahara dan Rhytmn and Blues yang terpengaruh dari musikalitas dari Genre Jazz dan Soul. Musik Funk ini kemudian lahir dan berkembang di Lousiana, Amerika Serikat pada tahun 1960-an dari gelombang para kaum Urban Afrika yang bekerja di kawasan Amerika saat itu. Bentuk awal Musik Funk saat itu menjadi sebuah media ekspresi perjuangan bagi para komunitas pekerja kelas bawah atau Buruh Afrika.

James Brown

Pada pertengahan dekade 1960-an, pengembangan Musik Funk dilakukan oleh Musisi legendaris yang bernama James Brown. James melakukan modifikasi gaya Musik Funk awal dengan penerapan nada yang disinkopasi pada Bassline, pola ketukan Drum dan Riff Gitar. Kemudian pengaruh Psychedelic Rock yang mulai populer saat itu juga mempengaruhi perkembangan Musik Funk yang diimprovisasi oleh Musisi Legendaris macam Jimi Hendrix dan grup The Family Stone, serta grup musik lainnya. Inovasi dan warisan James Brown dan improvisasi yang dilakukan oleh para Musisi Psychedelic Rock ini-lah yang membuat kerangka baru Musik Funk yang lebih modern.

Istilah atau Kata “Funk” diambil dari kata Funky yang merujuk pada definisi sesuatu yang memiliki bau atau aroma yang tidak enak sangat menyengat. Bahasa aslinya justru berasal dari Bahasa Latin yaitu Fumigare yang berarti merokok, atau dalam Bahasa Prancis disebu “Fungiere”. Namun para Pemusik Funk justru menggunakan kata “Funk” tersebut untuk menggambarkan karakter musik Funk untuk ber-sinkop dan berdansa ria. 

Pada awal munculnya Musik Funk sebagian orang akan berkesimpulan bahwa Genre Musik Funk cenderung seperti musik Jazz-Blues. Hal tersebut sangat dimaklumi karena pengaruh Musik Jazz dan Blues sangat dominan saat itu. Namun jenis awal Musik Funk saat ini sudah sangat jarang dipertunjukkan, sehingga Musik Funk justu lebih banyak dikombinasikan atau digabungkan dengan genre musik lainnya.

 

 

Ciri-ciri Genre Musik Funk

Genre Musik Funk biasanya memiliki penampilan yang sangat energik, penuh gairah dan bernuansa dance. Pengaruh dari Musik Etnik Afrika sangat menonjol pada Musik Funk modern. Ciri khas utama adalah ritme musiknya yang membuat kita ingin ikut bersenandung dan bergoyang, serta memberi efek gembira bagi para pendengarnya.

Berikut ini adalah ciri-ciri dan karakteristik dari Genre Musik Funk:
  • Musik Funk memiliki ritme musik yang sering terpotong singkat namun berirama.
  • Irama bunyi gitar ritme yang tajam, dengan riff yang pendek dan bernada distoris swing.
  • Ketukan Perkusi yang dominan dan membuat kita ingin bersenandung. Beat instrumen Drum yang umumnya membuat orang yang menikmati Musik Funk menjadi ingin berdendang dan bergoyang.
  • Irama Bass elektrik yang sangat menonjol dan menggunakan teknik Slap yang menjadi ciri khas utama dari Musik Funk (walaupun tidak semua sub genre Musik Funk menggunakan teknik ini).
  • Pada beberapa penampilan akan ditampikan instrumen alat Musik Saxophone dan Terompet yang menjadi tambahan aransemen Musik Funk yang meriah.
  • Musik Funk menggunakan Chord seperti musik Jazz, yaitu menggunakan Dominant 7, Extended dan lainnya.
  • Lirik yang ditampilkan pada lagu-lagu Funk biasanya mengambil tema pesta, dansa, kondisi dan sindiran sosial, kondisi alam, suasana perjalanan, dan lain-lain.

 

 

Jenis-jenis Sub Genre Musik Funk

Genre Musik Funk adalah salah satu jenis musik modern yang kerap dimodifiasi dan diimprovisasi. Salah satu bentuk improvisasinya adalah dengan menggabungkan gaya Musik Funk dengan jenis genre musik modern lainnya. Dengan beragam kreasi dan improvisasi tersebut membuat Musik Funk menjadi lebih mudah dikenal oleh para pendengar Seni Musik, terutama bagi beberapa orang awam yang belum pernah mendengar jenis Musik Funk.

Dari beragam modifikasi dan improvisasi yang dilakukan oleh beberapa musisi, melahirkan beberapa jenis Sub Genre baru bagi Musik Funk. Berikut ini adalah jenis-jenis dan deskripsi dari Sub Genre Musik Funk.

1. Avant-funk

Avant-funk adalah jenis sub genre Musik Funk yang memadukan gaya Art-Rock atau dikenal juga dengan Psychedelic Rock yang juga terpengaruh pada gelombang musik Disco dan New Wave pada dekade 1980-an. Musik Avant-Funk menyajikan Musik Funk dengan beberapa sentuhan teknologi keyboard synthesizer, bergaya Art-Rock namun lebih modern daripada Musik Funk sebelumnya. Beberapa Musisi yang pernah mengembangkan dan memainkan Musik Avant-funk antara lain; Ornette Coleman, George Clinton, Sly and Family Stone dan lain-lain. 

George Clinton

2. P-Funk

P-Funk merupakan singkatan dari Parliament-Funkadelic yaitu sebuah musik kolektif dari Musik Funk yang berkembang di Amerika Serikat pada dekade 1960-an yang saat itu dipopulerkan oleh Musisi bernama George Clinton. Ciri khas sub genre musik ini adalah menampilkan fashion yang aneh diatas panggung, terpengaruh gaya Psychedelic, kemudian untuk penyajian musikknya dipengaruhi oleh Musik Jazz dan Psychedelic Rock. Beberapa Musisi yang mempopulerkan dan pernah memainkan jenis Musik P-Funk ini antara lain; Parlet, Horny Horns, Brides of Funkenstein, Sly and Family Stone, Jimi Hendrix, dan lain-lain.

Sly and The Family Stone

3. Funk Rock

Funk Rock (atau kerap ditulis Funk-Rock atau Funk/Rock) adalah jenis sub genre Musik Funk yang dipadukan dengan elemen Musik Rock. Jenis Sub Genre Musik Funk ini adalah yang paling dikenal luas dan paling populer. Pengembangannya pertama kali terjadi pada akhir 1960-an hingga pertengahan 1970-an. Musik Funk Rock menyajikan suara instrument Bass yang definitif, ketukan drum yang khas dan alunan gitar listrik berdistorsi swing. Beberapa Musisi yang mempopulerkan dan pernah memainkan jenis Musik Funk Rock antara lain; Prince, Jesse Jhonson, Jimi Hendrix, Red Hot Chili Peppers, Extreme, Frank Zappa, David Bowie, Funky Kopral, GIGI, dan lain-lain.

Red Hot Chili Peppers

4. G-Funk

G-Funk adalah jenis sub genre musik Funk yang mengkreasikan penggabungan Musik Funk bergaya Gangsta Rap dengan Musik Fusion. Didalam jenis musik ini menyajikan kombinasi instrumen Synthesizer multi-layer dan melodinya, Ritme Bass yang dalam, memiliki alur hipnosis lambat dan vokal yang berlatar belakang suara wanita. Salah satu Musisi yang pernah mempopulerkan jenis Musik G-Funk ini adalah Dr. Dre

Dr. Dre

5. Boogie

Boogie merupakan jenis sub genre Musik Funk yang menampilkan Musik Funk dengan pengaruh Post-Disco. Musik Boogie ini menyajikan instrumen Synthesizer dan Keyboard yang membantu nuansa musik elektro dan house. Untuk ciri khas ritme Bass ala Musik Funk biasanya juga disajikan melalui instrumen Synthesizer tersebut. Beberapa Musisi yang pernah meminkan jenis Musik Boogie ini antara lain; Michael Jackson, Vicky D, Komiko, Peech Boys, Kashif, Evelyn King, dan lain-lain.

Peech Boys

6. Funk Metal

Funk Metal (atau kerap ditulis Funk-Metal) adalah jenis sub genre Musik Funk yang muncul pada dekade 1980-an. Jenis musik ini bereksplorasi dengan menggabungkan elemen Musik Funk dengan Heavy Metal (atau bahkan Thrash Metal). Ciri dari musik jenis ini adalah menampilkan beberapa riff gitar bergaya Heavy Metal yang keras dan dikombinasikan dengan ciri khas musik Funk yang menonjolkan ritme Bass yang berdebar-debar, serta memiliki rima musik bergaya hip hop dan gaya vokal seperti Rock Alternatif. Salah satu Musisi yang pernah mempopulerkan jenis Musik Funk Metal ini adalah Living Colour

Living Colour

7. Jazz-Funk

Jazz-Funk adalah jenis Sub Genre dari Musik Funk yang dicirikan dengan gaya Groove (back beat) yang kuat, nuansa synthesizer analog dan prevalensi. Jenis Sub Genre ini menggunakan aransemen musik dengan riff berirama Jazz pada bagian gitar listrik namun dengan ritme Funk pada bagian perkusi dan bass. Jazz-Funk tidak begitu menonjolkan lirik-lirik pada Vokal, namun lebih kepada improvisasi suara penyanyinya. Salah satu instumen alat musik yang menjadi ciri khas utamanya adalah Saxophone atau Terompet. Beberapa Musisi yang mempopulerkan dan pernah memainkan jenis Musik Jazz-Funk ini adalah; Miles Davis, Herbie Hancock, Bennie Mauphin, Bill Summers, dan lain-lain.

Miles Davis

8. Funk-Jam

Funk-Jam merupakan jenis sub genre dari Musik Funk yang berkembang pada awal dekade 1990-an. Musik ini merupakan gabungan dari Musik Funk dan Fusion serta beberapa elemen unsur Jazz, Ambient, Americana, Hip Hop dan disajikan dengan instrumen elektronik, alat musik perkusi dan tiup. Beberapa Musisi yang pernah menyajikan Musik jenis ini antara lain adalah; Phish, The Soul Rebels, Soulive, dan lain-lain.

Soul Rebels

9. Go-go

Go-go adalah jenis sub genre dari Musik Funk yang lahir di kawasan Washington DC sisi Timur yang berdekatan dengan sisi Atlatik Tengah. Musik jenis ini memadukan Musik Funk dengan unsur Blues dan Hip Hop awal. Instrumen utama yang menjadi ciri khas Musik Go-go adalah Perkusi Lo-fi, dan biasanya didalam penampilan live akan disediakan trek dansa untuk pada Penari Dansa dan Para Penonton. Musisi yang memperkenalkan Musik Go-go ini adalah Chuck Brown yang dikenal sebagai “Godfather of Go-go”.

Chuck Brown
 

Demikian artikel singkat tentang definisi, deskripsi, sejarah, ciri khas dan beragam jenis sub genre dari Musik Funk. Artikel terkait lainnya dapat menelusuri label musik pada laman tegaraya.com

4 Komentar untuk "Genre Musik Funk: sejarah, ciri khas dan jenis-jenisnya"

  1. Wah lengkap banget. Jadi nambah referensi terkait dunia musik. Terkadang mah suka suka aja sama genrenya tanpa tahu sejarah nya, hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih banyak.. semoga artikelnya bermanfaat.. jgan lupa share ya utk rekan2 yg lain...

      artikel terkait lainnya silahkan menelusuri label Musik pada laman tegaraya.com

      Hapus
  2. jujur baru tau ada genre musik funk haha, dan ternyata banyak jenisnya juga. nice info kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Musik Funk banyak banget ditemui di beberapa jenis judul lagu dan musik modern, kalo musisi Indonesia yang pernah memainkannya semacam Funky Kopral dan GIGI.

      terima kasih telah berkunjung ke artikel ini.. artikel terkait lainnya silahkan menelusuri label Musik pada laman tegaraya.com

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

RajaBackLink.com