Event Photography: memotret sebuah konsep pertunjukkan acara

Event Photography atau Fotografi Acara adalah jenis aliran tema dalam Seni Fotografi yang menjadikan sebuah acara atau kegiatan massal manusia sebagai objek fotografi. Didalam Seni Fotografi Acara biasanya beberapa jenis event yang dijadikan objek fotografi, antara lain; Pesta Pernikahan, Acara Wisuda, Konser Musik, Acara Adat dan acara-acara lainnya.

Menurut definisinya Event adalah suatu agenda, kegiatan atau festival tertentu yang menunjukkan, menampilkan atau merayakan sebuah hal atau momen penting tertentu pada waktu tertentu dengan tujuan menyampaikan sebuah nilai atau hiburan kepada pengunjung.

 

Tips Event Photography

Event Photography biasanya dilakukan ditengah kerumunan massal dan lokasi terbuka yang menuntut kita banyak melakukan mobilitas untuk mencari beberapa sudut pandang terbaik dalam mengabadikan momen-momen tertentu.

Berikut ini adalah beberapa tips dan trik dari Seni Event Photography.

  1. Persiapkan Kamera dan perlengkapan lainnya dengan matang dan tertata rapi ketika dibawa ke lokasi pemotretan. Bawa perlengkapan seperlunya untuk memudahkan kamu berpindah-pindah posisi dengan mudah dan tidak terkendala bawaan yang terlalu banyak.
  2. Disarankan untuk membawa jenis Lensa Tele agar dapat menjangkau objek foto yang terlampau jauh diatas pentas.
  3. Berkomitmenlah untuk hadir lebih awal dari jadwal event yang diselenggarakan. Hal ini dimaksudkan agar kita dapat beradaptasi terlebih dahulu dengan lokasi dan lingkungan sekitarnya. Kehadiran lebih awal juga dapat membuat kita dapat menentukan beberapa angle dan pencahayaan yang terbaik ketika acara sedang berlangsung.
  4. Usahakan untuk mendapat posisi sedekat mungkin dengan panggung venue atau pentas. 
  5. Gunakan sudut Telephone dengan bukaan lensa yang lebar saat dilakukan pemotretan. Hal ini dimaksudkan agar dapat menangkap momen-momen menarik, dan subjek foto terlihat lebih dominan didalam pentas.
  6. Usahakan untuk tidak menggunakan Flash agar tidak menggangu pementasan, penonton atau penampil adegan acara.
  7. Gunakan Auto Balance. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak banyak mengubah setingan kamera akibat perubahan pencahayaan akibat lampu disekitarnya.
  8. Gunakan Shutter Speed Priority. Usahakan menangkap berbagai momen-momen penting yang sedang berlangsung, dengan setingan Kamera yang mengutamakan Shutter Speed yang tinggi. 
  9. Mainkan Exposure Compensation agar mendapat exposure yang tepat ketika menemukan ketidakrataan pencahayaan akibat perubahan-perubahan yang terjadi di atas pentas atau venue event.
  10. Disarankan menggunakan ISO yang cukup tinggi berkisar 1200 hingga 3600. Untuk mengurangi noise dapat melakukan noise reduction saat post-production.
  11. Apabila mendapat ijin, sesekali melakukan eksplorasi dengan memotret  backstage guna mendapat perpesktif momen yang berbeda dan dapat menceritakan sebuah event secara lengkap.
  12. Abadikan momen dengan memotret ekspresi penonton atau pengunjung event tersebut.

 

Jenis-jenis dan Contoh Event Photography

Didalam Seni Event Photography, memiliki beragam kategori yang memiliki fungsi, tujuan dan bentuk yang berbeda-beda. Kategori tersebut dibagi berdasarkan jenis event dan venue yang digunakan. Berikut ini adalah jenis-jenis kategori Seni Event Photography.

1. Stage Photography

Stage Photography atau fotografi panggung adalah jenis kategori seni fotografi aliran Event Photography yang memotret kegiatan dan suasana pertunjukkan diatas pentas atau panggung yang melibatkan venue, penampil acara (artis) dan penontonnya. Stage Photography adalah jenis Seni Fotografi yang banyak digemari oleh para Fotografer dan orang awam. Beberapa stage event yang sering menjadi objek pemotretan antara lain Konser Musik, Panggung Teater, Pentas Puisi, dan lain-lain.

 

 

2. Wedding Photography

Wedding Photography adalah jenis kategori seni fotografi aliran Event Photography yang memotret kegiatan dan suasana acara pernikahan yang melibatkan backdrop, altar pernikahan, interior gedung pernikahan, pasangan pengantin, tamu undangan dan beberapa dekorasi pernikahan lainnya. 

 

3. Cultural Event Photography

Cultural Event Photography adalah jenis kategori seni fotografi aliran Event Photography yang memotret kegiatan festival budaya atau ritual budaya tertentu. Biasanya didalam penyajian Cultural Event ini akan menampilkan beberapa pertunjukkan karya seni yang berlatar budaya lokal maupun regional lainnya.



4. Product Event Photography

Product Event Photography atau dapat juga disebut Sponsorship Event Photograpy adalah jenis kategori seni fotografi aliran Event Photography yang memotret kegiatan pameran atau launching produk komersial yang menampilkan berbagai merk sponsor dan kegiatan marketing didalam acaranya. Adapun jenis product yang dipamerkan untuk dijadikan objek fotografi antara lain adalah; Mobil, Gadget, Kosmetik, Sepeda Motor, dan lain-lain.

 

5. Sports Event Photography

Sports Event Photography adalah jenis kategori seni fotografi aliran Event Photography yang memotret sebuah acara bertema olahraga yang menunjukkan beberapa adegan dan suasana didalam petunjuukan olahraga, venue hingga para penonton. Sebenarnya didalam Seni Fotografi ada aliran tema Sports Photography, namun didalam aliran tersebut lebih memfokuskan pada kegiatan dan atlet olahraga yang menjadi objek foto.

 

6. Organization Event

Organization Event adalah jenis kategori seni fotografi aliran Event Photography yang memotret sebuah acara atau kegiatan organisasi yang sedang melakukan programnya, seperti rapat forum, kegiatan donasi, aksi lingkungan hidup, dan lain-lain.  

 

7. Parade Event Photography

Parade Event Photography adalah jenis kategori seni fotografi aliran Event Photography yang memotret sebuah acara Parade atau Festival yang mengundang animo massa yang luas. Parade Event dapat dilakukan secara indoor maupun outdoor

 

8. Contest Event Photography

Contest Event Photography adalah jenis kategori seni fotografi aliran Event Photography yang memotret sebuah acara Kontest didalam sebuah bidang tertentu. beberapa jenis kontest yang dapat dijadikan objek pemotretan antara lain Kontes Busana, Otomotif, Penyanyi atau Grup Musik, Seni Tari Modern maupun Tradisional, dan lain sebagainya.



Dari beberapa deskripsi jenis-jenis dan contoh dari Event Photography tersebut diatas, masih banyak jenis-jenis Event lainnya diluar daftar diatas yang tersaji disekitar kita yang dapat menarik minat kita untuk melakukan pemotretan.


Saat ini banyak hasil karya foto Event yang disajikan dan telah dimasukkan kedalam beragam artikel berita atau jurnalis. Sebagian karya foto-foto Event juga banyak ditemukan diberbagai media publikasi atau media sosial untuk dipamerkan maupun diperlombakan.

Demikian artikel tentang definisi, deskripsi ragam jenis, tips dan beberapa contoh dari Event Photography. Artikel terkait lainnya dapat menelusuri label fotografi pada laman tegaraya.com

1 Komentar untuk "Event Photography: memotret sebuah konsep pertunjukkan acara"

  1. pengen sekali bisa jago photography yang kayak gini, terus bisa fotoin acara wedding gitu, acara wisuda, event event lainnya. terima kasih sudah berbagi kak

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

RajaBackLink.com