Street Photography: memotret bebas di jalanan terbuka

Street Photography atau Fotografi Jalanan adalah jenis aliran tema dalam Seni Fotografi yang menjadikan berbagai aktifitas manusia dan kehidupan lainnya serta lingkungan sekitarnya di area terbuka atau disekitar jalanan sebagai objek foto. Didalam Seni Fotografi jenis Street Photography ini biasanya mengambil objek foto yang tidak hanya disekitar jalan raya, tetapi juga area umum lainnya seperti kawasan Pasar, Gedung-gedung, Terminal, Stasiun Kereta Api, Jalanan hingga diatap rumah-rumah.

Street Photography adalah salah satu jenis Seni Fotografi yang sangat digemari oleh para fotografer. Seni Fotografi ini lebih mudah dilakukan oleh berbagai kalangan juru foto maupun orang awam yang juga menyukai kegiatan memotret atau memainkan kamera. Street Photography memiliki sebuah deskripsi sederhana untuk menunjukkan realitas di jalanan.

 

Ciri Seni Street Photography

Street Photography adalah jenis Seni Fotografi berkategori People yang sering disamakan atau diartikan sama dengan jenis Seni Fotografi Jurnalistik, Potrait, Human Interest maupun Urban Photography. Namun yang menjadi pembeda adalah konsep dan sudut pandang terhadap objek. Terkadang hasil foto dari Seni Fotografi Jalanan ini malah terlihat cukup absurb, klise, sangat kreatif, dan menimbulkan fenomena yang menarik serta cukup menggelitik. 

Objek foto berupa manusia dan berbagai kehidupan di area terbuka tersebut bergerak secara natural sesuai aktifitas kegiatan yang mereka lakukan. Beberapa prinsip yang diterapkan dari Street Photography antara lain;

  1. Lokasi; adalah jalanan atau area terbuka yang banyak dipenuhi oleh berbagai aktifitas manusia, kehidupan binatang dan berbagai pernak pernik kota seperti rambu, lampu kota, dan lain sebagainya yang menunjukkan keluasan dan kebebasan berekspresi.
  2. Subjek Foto; biasanya diisi oleh figur manusia, bayangan, binatang, kendaraan, gedung-gedung, dekorasi arsitektur, hingga perabotan disekitarnya yang bisa menjadi sebuah cerita menarik didalam sebuah potret foto.
  3. Sifat; menunjukkan realitas yang natural, apa adanya, spontanitas, tanpa konsep, candid, dan memiliki sudut pandang yang berbeda dengan fotografi dokumentasi.
  4. Perspektif; dimaksudkan bahwa Street Photography adalah hasil dari berbagai eksperimen sudut pandang terhadap objek foto, sehingga menimbulkan sifat dan kesan dinamis, ekspresif, terkamuflase dengan lingkungan sekitar, penuh kejutan dan tidak terduga.

Beberapa tokoh fotografer beraliran Street Photography yang terkenal dan karya-karyanya sering dijadikan referensi oleh para penggemar Seni Fotografi antara lain adalah: Henri-Cartier Bresson dari Prancis, Fred Herzog dari Jerman,  Alex Web dari Amerika Serikat, Fan Ho dari Hongkong, Vineet Vohra dari India, serta Rhapsody Roe dari Indonesia, dan banyak  fotografer lainnya yang sudah banyak dipublikasikan karya-karyanya.

 

Tips Street Photography

Street Photography yang dilakukan diruang kawasan terbuka atau outdoor akan memiliki cara berbeda dengan teknik seni fotografi lainnya. Didalam Street Photography lebih dituntut untuk mampu mengampil objek dan momen secara cepat serta tidak diketahui oleh objek yang kita foto. Jenis perlengkapan kamera yang kita gunakan adalah jenis kamera yang dilengkapi lensa tele dan memiliki hood.

Berikut ini adalah tips dan trik dari Seni Street Photography.

  • Persiapkan kamera yang menunjang kegiatan diarea terbuka atau outdoor.
  • Bawa perlengkapan lainnya seperti lensa, tripod atau baterai cadangan yang telah disimpan didalam ransel.
  • Seting kamera dengan shutter cepat agar memudahkan kita menangkap objek dan momen-momen yang menarik dan tidak terduga disekitar kita.
  • Gunakan bukaan diafragma besar pada lensa dengan kisaran 1.4 hingga 2,8, tergantung kemampuan masing-masing lensa.
  • Atur aperture yang sesuai dengan kondisi lapangan dan tema cerita yang ingin kita potret.
  • Tentukan sumber cahaya datang, sehingga pada objek yang akan kita potret dapat menghasilkan kesan dramatis.
  • Lakukan beberapa percobaan potret pada beberapa objek, hingga benar-benar menemukan momen yang menarik.
  • Lakukan eksperimen memotret objek dengan berbagai angle, dari angle rendah hingga high angle sudut 90 derajat.
  • Pikirkan dan tentukan tema dan cerita dari hasil foto yang telah kita potret.
  • Diperlukan kejelian dan kepekaan terhadap berbagai momen adan aktifitas disekitar kita di jalanan.
  • Jangan ragu untuk mengedit karya foto dengan berbagai jenis filter atau setingan preset sebelum dipublikasikan. Beberapa karya fotografi jalanan banyak yang menggunakan filter hitam putih (black and white) sehingga memberi kesan dokumenter dan dramatis.
  • Setelah itu beri judul yang menarik dan sesuai dengan cerita.

 

Contoh Karya Street Photography

Kemudahan dan kepopuleran untuk melakukan Street Photography membuat banyak orang yang memamerkan hasil-hasil fotonya diberbagai media publikasi. Beberapa komunitas seni fotografi banyak menampikan karya foto mereka dan mengapresiasikannya di media sosial.

Berikut ini adalah beberapa contoh karya foto beraliran Street Photography yang dihimpun dari beberapa komunitas seni fotografi di media sosial.

















Saat ini banyak karya-karya Street Photography yang ditampilkan dan dikompetisikan pada media sosial atau beberapa laman di internet. Banyak keunikan sudut pandang dari hasil Fotografi Jalanan tersebut yang menggelitik para penikmat Seni Fotografi, sehingga banyak dipamerkan hingga diposting dibeberapa media publikasi.

Demikian artikel tentang definisi, deskripsi dan beberapa contoh-contoh dari Street Photography. Artikel terkait lainnya dapat menelusuri label fotografi pada laman tegaraya.com

5 Komentar untuk "Street Photography: memotret bebas di jalanan terbuka"

  1. Asyik juga ya mas street photography, saya jadi pengen motret kucing-kucing jalanan. Tapi masih nggak paham soal pencahayaan, angle, seting kamera hp.

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh entar baca beberapa tips fotografi.. objek kucing lumayan favorit kalo didalam genre street photography.. oiya kalo utk didalam street photography justru lebih memfokuskan angle & momen dibandingkan ketajaman hasil pemotretan.. aspek momentum yg paling utama.. slamat mencoba

      Hapus
  2. Wah... seperti biasanya saya selalu terkagum-kagum membaca tulisan dari tegaraya.com hasil fotonya bagus-bagus

    BalasHapus
  3. Hmm tulisan yg menarik. Kasih tips juga utk street photography pakek hp dong kk

    BalasHapus
  4. memang selalu menarik hasil karya street photography. lain waktu patut dicoba tips artikel ini

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

RajaBackLink.com