Musik Dangdut: sejarah, ciri khas, tokoh dan jenis-jenisnya di Indonesia

 

Musik Dangdut adalah jenis musik rakyat atau musik tradisional khas Indonesia yang paling terkenal dan telah mendunia dari Indonesia. Musik Dangdut adalah hasil kontemporesasi Musik Melayu dengan musik-musik berunsur India dan Arab. Hasil modifikasi tersebut akhirnya menciptakan sebuah jenis musik Khas di Indonesia yang sangat populer dan terkenal. Musik Dangdut banyak dinikmati oleh berbagai kalangan penikmat Seni Musik di Indonesia yang bersifat easy listening dan mudah untuk dipertunjukkan ditengah komunitas masrayakat Indonesia.

 

Sejarah Musik Dangdut

Sejarah Musik Dangdut pada dekade 1950-an memiliki bentuk awal  yang dikenal dengan nama “Orkes Melayu” atau OM. Salah satu Musisi Melayu saat itu yang bernama Muhammad Mashabi melakukan perubahan dengan mengganti instrumen alat musik dan jenis lirik pada musik-musik Melayu saat itu menjadi lebih modern. Lirik lagu-lagu Melayu yang awalnya lebih banyak mengambil Syair, Pantun dan Puisi Lama Melayu sebagai lirik lagu, menjadi lirik-lirik bertema Roman Percintaan. 

Muhammad Mashabi

Kemudian pada dekade 1960-an kepopuleran Budaya India yang disebarkan melalui media Film-film Bollywood, juga mempengaruhi perkembangan musik-musik Melayu saat itu. Pengaruh Budaya India ini menghasilkan kontemporesasi Musik Melayu yang dicampur dengan unsur-unsur India. Hingga pada tahun 1968 di Kota Jakarta, salah satu Penyanyi Seni Musik Melayu bernama Ellya Khadam memperkenalkan lagu “Boneka India”. hingga melahirkan jenis musik tradisional Melayu yang lebih modern saat itu. 

Ellya Khadam

Setelah munculnya Musik Melayu yang lebih dikenal ini, Tokoh Populer yang kemudian mengembangkan Musik Dangdut ini adalah Rhoma Irama. Musik Melayu Modern ini semakin dikembangkan dan diperkenalkan oleh beliau, dengan menambah unsur-unsur musik Arab. Pada tahun 1972, salah seorang Sastrawan yang terkenal saat itu bernama Putu Wijaya menuliskan Artikel Musik Melayu Modern ini dengan sebutan “Dangdut” melalui tulisannya didalam majalah Tempo yang terbit pada 27 Mei 1972. Penamaan Musik Dangdut tersebut mendeskripsikannya setelah menyinggung kepopuleran Musik Melayu Modern yang merupakan campuran Melayu, Irama Padang Pasir (Arab), dan dentuman suara “dang-ding-dut” ala Musik India. Hingga akhirnya Musik Melayu Modern ini mencapai puncak kepopulerannya pada dekade 1970-an dan 1980-an. 

Rhoma Irama feat Godbless (1977)

Rhoma Irama yang banyak menciptakan lagu-lagu Dangdut tersebut, akhirnya mendapat julukan “Raja Dangut”. Beliau tidak hanya banyak menciptakan lagu-lagu bertema Romansa Percintaan, tetapi juga mengambil tema Kehidupan, Sosial dan ajaran Agama. Hingga dada dekade 1990-an, saat Media Televisi di Indonesia semakin meluas, Pemerintah Republik Indonesia mengapresiasi Musik Dangdut sebagai  salah satu simbol penting perkembangan Seni Musik di Indonesia dan cukup sering menayangkan Musik-musik genre Dangdut ini.

 

Ciri Khas Musik Dangdut

Musik Dangdut adalah musik khas Indonesia yang terkenal dengan alunan mendayu ala Melayu yang dipadukan dengan dentuman dang-ding-dut ala India. Kemudian Musik Dangdut memiliki harmonisasi Arabian setelah semakin dikembangkan oleh Musisi Dangdut terkenal, Rhoma Irama. Kesan Musik Dangdut ini membuat Dangdut sangat identik dengan musik yang mengajak para pendengarnya untuk berdendang dan bergoyang.

Berikut ini adalah deskripsi ciri khas Musik Dangdut.

  1. Lirik lagu yang disyairkan adalah lirik-lirik yang mengandung pantun dan mudah dicerna oleh masyarakat.
  2. Komposisi Musik Dangdut berisi campuran Musik Melayu, Cengkokan dan Harmonisasi ala Musik Arab dan Dentuman ala Musik India.
  3. Kultur Budaya yang melekat pada Musik Dangdut adalah iringan tari-tarian atau joged yang ditampilkan oleh penyanyi dan diikuti oleh para penikmat Musik Dangdut.
  4. Penggunaan instrumen alat musik Tabla atau Gendang yang cukup dominan sehingga membuat Musik Dangdut memiliki ciri khas tersendiri untuk bersenandung dan berjoged.
  5. Lagu Dangdut sangat mudah untuk menerima unsur musik lainnya dan dikombinasikan dengan jenis Musik Pop Modern.

 

Instrumen Musik Dangdut

Musik Dangdut menggunakan beragam alat musik sebagai instrumentnya. Instrumen alat Musik Dangdut awalnya adalah alat-alat musik tradisional Musik Melayu. Kemudian saat Musik Dangdut semakin berkembang dan modern, instrumen alat-alat musik Dangdut juga menggunakan alat-alat musik modern juga.

Berikut ini adalah beberapa instrumen alat musik Dangdut.

  1. Tabla; atau juga dikenal dengan nama Gendang adalah jenis alat musik yang “wajib” digunakan dan ditampilkan pada pertunjukkan musik Dangdut.
  2. Seruling; merupakan jenis alat musik “wajib” lainnya yang menambah harmoni didalam pertunjukkan musik dangdut.
  3. Gambus; adalah jenis alat musik petik yang berasal dari kawasan Arab dan penggunaannya menjadi salah satu ciri khas Musik Dangdut.
  4. Gitar; merupakan jenis alat musik petik modern yang cukup sering digunakan berbagai jenis pertunjukkan musik, termasuk Musik Dangdut.
  5. Keyboard; adalah jenis alat musik modern yang telah dijadikan salah satu instrumen dalam pertunjukkan musik Dangdut Modern.
  6. Drum; merupakan alat musik Perkusi yang umum ditemukan dalam pertunjukkan Musik Dangdut Modern.

 

Jenis-jenis Musik Dangdut

Musik Dangdut adalah jenis genre Musik Khas Indonesia yang sangat mudah menerima unsur-unsur musik lainnya yang relevan dengan musik Dangdut. Karena sifat Musik Dangdut tersebut, membuat Musik Dangdut sering dicampurkan dengan Musik-musik lainnya.

Berikut ini adalah jenis-jenis pengembangan atau turunan dari Musik Dangdut.

1. Dangdut Melayu

Dangdut Melayu adalah jenis Musik Dangdut Klasik atau Dangdut Asli sesuai bentuk awal dari kemunculannya. Irama Musik Dangdut Melayu sangat terlihat unsur-unsur Musik India dan Arab dan sering dimainkan dengan tempo sedang. Jenis Musik Dangdut ini populer pada dekade 80-an hingga 90-an. Musisi Terkenal yang memainkan jenis Musik Dangdut ini antara lain: Rhoma Irama, Elvi Sukaesih, Mansyur S., Meggy Z., dan lain-lain.

Rhoma Irama
2. Disco Dangdut

Disco Dangdut merupakan jenis Musik Dangdut yang bersifat modern dan energik. Musik Disco Dangdut ini mencampurkan unsur Musik Disco dan instrumennya kedalam musik Dangdut yang cukup populer pada dekade 90-an saat itu. Musisi Terkenal yang pernah memainkan jenis Musik Dangdut ini antara lain: Fahmi Shahab, Ade Irma, Ratna Anjani, Abiem Ngesti, dan lain-lain.

Cover Abiem Ngesti
 
3. Dangdut Koplo

Dangdut Koplo adalah jenis Musik Dandut yang bersifat Modern, energi dan bertempo tinggi. Jenis Musik Dangdut ini populer sejak era millenium 2000-an dan masih sangat populer hingga saat ini. Ciri khas musik yang bertempo tinggi dan menggunakan beat beat cepat sangat digemari dan sering dipertunjukkan diberbagai acara rakyat. Penyanyi dan musisi Dangdut Koplo yang populer memainkan jenis Musik Dangdut ini antara lain; Inul Daratista, Happy Asmara, Zaskia Gotik, Siti Badriyah, dan lain-lain.

Inul Daratista
 
4. Rock-Dut

Rock-Dut merupakan jenis Musik Dangdut yang memadukan unsur musik Rock dengan Musik Dangdut. Kemudahan Musik Dangdut yang dipadukan dengan unsur musik Rock ini menciptakan beberapa inovasi dari beberapa grup musik bergaya Rock-Dut di Indonesia. Beberapa musisi Rock-Dut yang populer memainkan jenis Musik Dangdut ini antara lain; Alam, Soneta Band, Rara Lida, Sagita, Lies Saodah hingga Ahmad Albar dan Rhoma Irama.

Rhoma Irama & Soneta Band

 

5. Pop  Dangdut

Pop Dangdut adalah jenis Musik Dangdut yang memadukan unsur Musik Modern Pop dengan Musik Dangdut. Musik Pop yang sangat digemari dan easy listening dikombinasikan dengan dentuman suara Gendang atau Tabla, sehingga menciptakan komposisi musik yang menarik pada dekade 2000-an hingga saat ini. Beberapa penyanyi dan musisi yang populer dan pernah memainkan jenis musik ini antar lain; Erie Suzan, Iis Dahlia, Ikke Nurjanah, Rita Sugiarto, Iyeth Bustami, Soimah Pancawati, dan lain-lain.

Iyeth Bustami
 
6. Dangdut Remix

Dangdut Remix merupakan jenis Musik Dangdut yang bertempo sangat tinggi dan sangat identik dengan instrumen alat musik elektronik. Penggunaan alat musik Gendang atau Tabla tidak ditampilkan secara langsung, tapi menggunakan efek musik digital yang setara dengan dentuman Gendang. Beat-beat Musik Dangdut ini juga sangat cepat dan jauh dari unsur-unsur musik Dangdut Melayu yang original, namun masih dianggap sebagai turunan musik Dangdut.


 

Tokoh Terkenal Musik Dangdut

Musik Dangdut yang menjadi musik khas Indonesia adalah hasil olah seni dan proses kontemporesasi yang cukup panjang lama. Beberapa Musisi Musik Melayu awal yang mencoba memodernkan musik Melayu menjadi sebuah pertunjukkan Musik Dangdut antara lain adalah Muhammad Mashabi, Rhoma Irama, Ellyya Khadam, Elvy Sukaesih, dan Musisi Senior Dangdut lainnya. Kemudian tokoh-tokoh Musik Dangdut lainnya yang sudah dikenal luas dan legendaris antara lain adalah; Mansyur S., Meggy Z., Caca Handika, Mansyur S., Evie Tamala, Ike Nurjanah, Ida Laila, Iis Dahlia, dan lain-lain.  

Rhoma Irama

Musik Dangdut masih sangat digemari hingga saat ini oleh masyarakat Indonesia. Dimasa mendapat Musik Dangdut akan memiliki lebih banyak Musisi dan penyanyi dangdut yang akan dikenal luas.

Demikian artikel tentang definisi, deskripsi, sejarah dan jenis-jenis Musik Dangdut Khas Indonesia. Artikel terkait lainnya dapat menelusuri label musik pada laman tegaraya.com

4 Komentar untuk "Musik Dangdut: sejarah, ciri khas, tokoh dan jenis-jenisnya di Indonesia"

  1. Walaupun dulu sering dianggap sebagai musik orang pinggiran nyatanya sekarang diminati berbagai kalangan dan lapisan masyarakat. Termasuk saya penikmat musik dangdut "new pallapa dan adella".

    BalasHapus
  2. Dangdut sekarang dan zaman dulu berbeda, kalau dulu benar benar mengandung makna liriknya kalau sekarang yang penting nadanya koplo

    BalasHapus
  3. dangdut musik segala usia dan segala kalangan deh sepertinya

    BalasHapus
  4. Kalo Pargoy termasuk dangdut bukan, tuh di TiKTak lg nghitz

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

RajaBackLink.com