Fotografi Panning: memotret objek foto yang bergerak

Fotografi Panning atau Panning Photography adalah aliran tema dalam Seni Fotografi yang mengambil objek bergerak dan mengikuti gerakan dari objek tersebut. Seni Fotografi Panning merupakan teknik fotografi yang menangkap objek yang bergerak cepat. Pada kondisi Seni Fotografi Panning, objek yang kita sorot akan menjadi lebih fokus dan tajam, sementara lingkungan sekitar akan terlihat Blur atau Buram.

Aliran tema Seni Fotografi ini merupakan bagian dari Street Photography karena banyak menggunakan objek outdoor atau berada di sekitar jalanan dengan beragam objek yang bergerak. Aliran tema Seni Fotografi ini termasuk menarik dan menantang bagi para Fotografer karena efek yang ditimbulkan dari visual foto yang dihasilkan. Sehingga Seni Fotografi Panning akan menceritakan sebuah momen yang menarik untuk dipublikasikan.

 

Tips dan Trik Fotografi Panning

Saat kita ingin mengeksplorasi kemampuan kita dalam mencoba Seni Fotografi Panning, kita akan diberi kebebasan untuk memilih objek bergerak di sekitar kita. Dalam penentuan objek yang ingin kita potret sama seperti saat kita melakukan Seni Fotografi Human Interest ataupun Fotografi Potrait. Objek yang kita potret sebisa mungkin bersifat candid, walau kadang dapat juga kita berinteraksi dengan objek yang kita potret.

Ketika mengekplorasi Seni Fotografi Panning, kita disarankan untuk fokus dalam hal memegang kamera dan menekan Shutter. Seni Fotografi Panning dituntut untuk berkonsentrasi dengan beberapa trik agar hasil foto yang didapat menjadi maksimal dan bagus.

Berikut ini adalah Tips dan Trik untuk melakukan Seni Fotografi Panning.

  1. Persiapkan kamera dan sudah disetting sesuai kebutuhan aliran tema Fotografi Panning.
  2. Tentukan lokasi dan objek-objek di sekitar lokasi yang telah kita tentukan. Tidak diperkenankan menggunakan Tripod karena dalam Seni Fotografi Panning dituntut dan disarankan untuk melatih kemampuan Handle yang baik pada Kamera.
  3. Setting kamera pada mode Auto-Focus (AF). Namun bagi Fotografer yang mampu menggunakan mode Manual juga diperbolehkan, tergantung dengan selera dan kemampuan masing-masing. Gunakan fitur VR atau Vibration Reduction pada lensa kamera agar mengurangi getaran pada hasil potret.
  4. Gunakan Sheet Shutter pada kamera agar dapat memotret objek yang bergerak dalam berbagai momen dan waktu yang bergerak cepat. Pilih Seting Eksposure dan Speed Shutter yang tepat, dalam hal ini disarankan agar memilih Speed Shutter kisaran 1/10 hingga 1/30, tergantung kondisi cahaya dan kecepatan objek yang hendak dipotret.
  5. Latih tangan untuk bergerak horizontal secara luwes dan stabil, karena dalam Seni Fotografi Panning sangat dituntut kemampuan Handle saat memegang kamera.
  6. Fotografer disarankan untuk memilih background lokasi yang berwarna cerah atau mendapat sorotan cahaya outdoor  yang cukup, agar objek yang dipotret menjadi lebih menonjol.
  7. Atur Fokus lensa kamera dengan baik dan sesuai dengan titik jatuh objek saat dipotret, terutama ketika anda memilih Seting Kamera secara Manual.
  8. Tentukan titik jatuh atau point interest ketika sebuah objek masuk ke dalam Frame dan bergerak secara horizontal, dan Kamera akan bergerak pelan dan stabil mengikuti objek yang bergerak tersebut.
  9. Lakukan berulang-ulang pada lokasi titik Frame yang telah ditentukan dan lakukan gerakan horizontal secara perlahan saat mengikuti objek yang bergerak tersebut. Tekan tombol Shutter secara konstan, karena kamera telah disetting full Sheet sehingga akan menangkap banyak momen dalam waktu yang bersamaan.
  10. Kesabaran adalah satu kunci dari keberhasilan proses Seni Fotografi Panning ini, karena dilakukan secara berulang-ulang dan detail mengikuti objek yang bergerak.

 

Contoh-contoh Fotografi Panning

Saat ini banyak Fotografer Pemula yang mencoba untuk mempelajari teknik di dalam Seni Fotografi Panning ini. Teknik ini merupakan salah satu metode para Fotografer untuk mengenal karakter kamera dan setingan yang tepat dalam berbagai kondisi saat memilih jenis aliran tema yang berkaitan dengan Street Photography ini. Dari sebagian besar karya fotografi Panning lebih banyak ditemukan di jalanan dengan objek-objek berupa kendaraan maupun manusia yang sedang bergerak di jalanan.

Berikut ini adalah contoh-contoh dari galeri karya Seni Fotografi Panning yang menarik untuk disimak dan dipelajari.

 








Karya-karya Fotografi tersebut di atas telah banyak ditemui di berbagai media publikasi. Para fotografer tersebut biasanya akan menunjukkan karya-karya foto mereka di media publikasi mereka untuk menambah portofolio karya yang meningkatkan nilai jual dari jasa fotografi yang mereka tawarkan ke publik. Sebagian karya-karya fotografi Panning akan ditemukan pada festival-festival Fotografi bertema Fotografi Jalanan atau Street Photography.

Demikian deskripsi singkat tentang Seni Fotografi Panning yang mencoba memotret objek-objek yang bergerak di sekitar kita. Artikel terkait lainnya dapat ditelusur pada label Seni Fotografi pada laman tegaraya.com.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel