Fotografi Still Life: potret keindahan benda mati yang berkesan hidup

Fotografi Still Life atau Still Life Photography adalah jenis aliran tema pada Seni Fotografi yang menjadikan benda mati atau benda tidak bergerak menjadi sebuah objek foto yang menarik. Objek benda mati atau benda tak bergerak biasanya berupa barang-barang dekoratif interior ruangan, namun bisa juga menggunakan benda-benda outdoor. Pemotretan benda-benda mati yang menarik tersebut ketika ditata dengan dekorasi yang menarik, akan menciptakan kesan hidup dan memiliki makna cerita tertentu.

Fotografi Still Life menjadi salah satu aliran tema yang cukup difavoritkan oleh para Fotografer, baik pemula maupun Fotografer profesional. Dalam tema aliran Fotografi Still Life membebaskan Fotografer sekreatif mungkin untuk mendekorasi dan mengatur posisi benda-benda yang hendak dipotret, arah cahaya dan background dari objek tersebut.

Fotografi Still Life memiliki banyak turunan karya fotografi berkategori benda tidak bergerak dari beberapa jenis Fotografi dekoratif lainnya seperti Food Fotografi, Coffetography, maupun Product Photography. Namun jenis-jenis fotografi tersebut dipisahkan temanya untuk memudahkan jenis-jenis kategori fotografi yang semakin banyak saat ini.

 

Tips Fotografi Still Life

Ketika kita ingin mempraktekkan dan mengeksplorasi Fotografi jenis aliran tema Still Life, kita diberi kebebasan untuk menentukan jenis objek, bentuk dan jumlah objek di dalam satu frame. Kebebasan berkreasi ini tidak terlalu menuntut kita untuk menyiapkan berbagai jenis perlengkapan apa pun. Namun jenis perlengkapan yang kita pilih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kita tersebut akan membantu kita untuk menentukan dekorasi objek benda yang ingin kita potret. 

Berikut ini beberapa tips dan saran untuk melakukan Fotografi beraliran Still Life.

  1. Persiapkan perangkat kamera dengan berbagai jenis apa pun. Namun untuk hasil maksimal gunakan jenis kamera fotografi yang dilengkapi dengan lensa yang mampu menyorot objek secara tajam.
  2. Disarankan menggunakan kamera DSLR atau Mirroless dengan Lensa Fix atau lensa dengan bukaan diafragma yang besar. Dept of Feel dari objek benda terhadap background akan menciptakan kesan hidup dan perasaan yang menonjol.
  3. Gunakan tripod pada kamera yang kita gunakan agar tidak menimbulkan getaran pada kamera, sehingga hasil foto kita tidak blur.
  4. Memilih objek benda mati dan background lokasi yang menarik. Tata benda-benda tersebut sesuai dengan keinginan kita atau cerita yang ingin kita tampilkan. Tampilkan juga beberapa properti tambahan untuk mendukung cerita tersebut.
  5. Tentukan cahaya yang digunakan untuk menyorot  objek yang ingin kita potret. Cahaya yang digunakan dapat berupa cahaya buatan dari lampu atau juga menggunakan cahaya natural dari sorotan sinar matahari. Untuk cahaya natural sinar matahari, disarankan
  6. Menentukan angle atau sudut pandang kamera terhadap objek foto. Setiap angle memiliki kesan dan feel  yang berbeda-beda. Disarankan untuk melakukan beberapa kali pemotretan agar dapat dipilah mana hasil foto yang memiliki kesan dan feel yang paling menarik.
  7. Pilih dan tentukan komposisi fotografi yang sesuai dengan dekorasi, jumlah benda yang dipotret maupun background objek. Di dalam Fotografi Still Life biasanya menggunakan komposisi Rule of Thirds atau Rule of Odds. Namun jenis-jenis komposisi lainnya juga dapat digunakan, karena disesuaikan dengan dekorasi benda, arah cahaya dan backround yang sudah dikreasikan oleh Fotografer.
  8. Eksplorasi background yang tepat terhadap objek foto yang kita sorot. Buat kesan kontras pada objek yang kita potret terhadap background tersebut.
  9. Tunjukkan Point of Interest atau bagian yang paling menarik dari objek yang kita potret, agar keseluruhan foto menciptakan kesan yang balance terhadap feel dari cerita yang ingin kita tunjukkan.
  10. Gunakan teknik Fotografi yang menyesuaikan kondisi cahaya terhadap objek yang ingin dipotret. Gunakan prinsip segitiga Exposure dan DoF pada hasil foto yang ingin kita hasilkan.
  11. Hasil foto yang telah kita dapatkan agar disimpan untuk selanjutnya diedit pada aplikasi editing di perangkat keras atau komputer agar mendapat hasil yang lebih maksimal.

 


Contoh Karya Fotografi Still Life

Saat ini Fotografi Still Life sangat populer dipraktekkan oleh para Fotografer baik pemula maupun kalangan profesional. Beragam permintaan fotografi produk maupun makanan pun juga menjadi sebuah trend baru di dunia fotografi untuk keperluan publikasi dan promosi di berbagai media yang mudah diakses, seperti majalah maupun konten artikel online.

Berikut ini adalah sajian contoh-contoh karya Fotografi beraliran tema Still Life yang menarik dan memiliki kesan hidup.











Karya-karya tersebut diatas banyak ditemui pada media publikasi dan telah diperjualbelikan pada platform digital bertema Fotografi Still Life. Terkadang galeri-galeri foto tersebut juga ditemukan pada pameran lomba fotografi yang kelak akan digunakan oleh penyelenggara lomba fotografi tersebut untuk mempublikasikan sebuah produk tertentu sebagai iklan.

Demikian deskripsi singkat tentang Seni Fotografi Still Life yang menampilkan sorotan objek benda mati yang dihidupkan dengan teknik Fotografi. Artike terkait lainnya dapat mengecek label fotografi pada laman tegaraya.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel