Definisi Seni Tata Busana serta Ragam Jenis Bentuk Fungsinya

Seni Tata Busana adalah seni yang menerapkan desain, memilah dan mengatur jenis busana yang menunjukkan Keindahan dan Estetika dari Pakaian dan Aksesorisnya. Seni Tata Busana merupakan bagian dari Seni Kriya Pakai yang merupakan dari lingkup Seni Rupa.

 

Di dalam Seni Tata Busana mengenal sebuah bidang Ilmu yang membahas dan mempelajari tentang Tata Busana yang disebut Ilmu Tata Busana. Ilmu Tata Busana atau disebut juga desain fashion merupakan salah satu bidang ilmu bagi yang memiliki minat dan tujuan untuk berkarya di dunia industri fashion dan busana. Orang yang menggeluti keilmuan Tata Busana disebut Fashion Designer atau Fashion Desainer

 

Bagian-bagian Busana

Busana merupakan sesuatu yang kita pakai dari ujung rambut hingga ke ujung kaki. Sedangkan pakaian adalah bagian dari Busana tersebut. Tata Busana atau Tata Pakaian terdiri dari beberapa bagian Pakaian. Bagian-bagian tersebut  antara lain:

  1. Busana Dasar; merupakan pakaian dasar yang dikenakan sebelum pakaian pokok. Busana Dasar dapat juga disebut juga dengan Busana Dalam. Beberapa contohnya antara lain; Busana Dasar Wanita seperti setagen, korset, rok, straples, Bra, Panty, Shapewear dan lain-lain. Sementara Busana Dasar Pria seperti: Singlet, Boxer, Broxer Brief, Thong, Trunk, Jockstrap, dan lain-lain.
  2. Pakaian Pokok; merupakan pakaian tubuh yang dikenakan oleh model pada bagian dada sampai panggul. Beberapa contohnya antara lain pakaian pokok wanita adalah; Balero, Cardigan, Hoodie, Sweater, Blazzer, Vest, Kemeja, Gaun, Gamis, dan lain-lain. Sementara Busana Pokok Pria antara lain: Jersey, Shirt, Kemeja, Polo Shirt, Tuxedo, dan lain-lain.
  3. Pakaian Bawahan; adalah jenis pakaian tubuh yang dikenakan oleh model pada bagian pinggang hingga ujung kaki. Beberapa contohnya antara lain pakaian pokok wanita adalah; Hotpants, Legging, Pallazo, Gaucho Pants, Boat Cut, Bell Bottom Pants, Rok, dan lain-lain. Sementara Pakaian Bawahan untuk Pria antara lain: Celana Cargo, Celana Joger, Celana Chino, Celana Corduroy, dan lain-lain.
  4. Busana Ujung Kaki; merupakan pakaian atau aksesoris yang digunakan pada bagian kaki. Contohnya antara lain; binggel, kaos kaki, gongseng, dan lain-lain.
  5. Pakaian Kepala; merupakan jenis pakaian yang dikenakan di bagian kepala. Contohnya antara lain; blangkon, topi, ikat kepala, dan lain-lain.
  6. Aksesoris; merupakan perlengkapan yang melengkapi busana dan memberi efek dekoratif pada tampilan busana dan model yang menggunakan pakaian tersebut. Contohnya antara lain; perhiasan gelang, kalung, ikat pinggang, kaos tangan, dan lain-lain. Aksesoris lainnya dapat berupa perlengkapan yang tidak melekat secara langsung pada busana, tetap dapat menambah daya tarik tampilan busana, terutama pada busana festival, seperti kipas, selendang, payung, dompet, dan lain-lain.

 

Jenis-Jenis Busana

Busana memiliki beragam jenis yang terbagiberdasarkan Bentuk dan Fungsinya. Berikut ini adalah pembagian Jenis-jenis Busana tersebut.

 

A. Busana berdasarkan Bentuk

Busana terbagi menjadi beberapa bentuk dan ukuran, seperti yang dideskripsikan sebagai berikut.

  1. Blus (Blouse); merupakan busana yang digunakan pada badan bagian atas yang membentuk pola badan. Blus biasanya digunakan oleh Wanita.
  2. Jas (Jacket); yaitu busana yang biasa dipakai diatas Blus, Kemeja atau Gaun, dengan panjang mulai dari pinggang hingga panggul.
  3. Kemeja (Shirt); adalah pakaian yang digunakan pada tubuh bagian atas dengan bentuk longgar, namun tetap membentuk pola tubuh. Kemeja bisa digunakan oleh Pria dan Wanita.
  4. Setelan (Suit);  merupakan busana yang digunakan diatas Blus atau Kemeja dan digunakan satu pasang dengan Rok atau Celana.
  5. Rok (Skirt); merupakan pakaian yang digunakan pada bagian tubuh bagian bawah, yang berada dari bagian pinggang dan memiliki satu lubang. Rok dapat dibagi lagi menjadi berbagai jenis berdasarkan bentuk dan ukurannya. Berdasarkan bentuknya Rok memiliki contoh seperti: Slim, Straight, Tapered, Trumpet, Flare, Dirndl, dan lain-lain. Berdasarkan ukurannya Rok memiliki jenis contoh seperti Micro, Minim, Knee, Midi, Maxi, Ankle dan Floor.Mantel (Coat); yaitu busana luar yang digunakan diatas Blus, Kemeja, Gaun atau Jas dengan panjang hingga ke bawah lutut. 
  6. Gaun (Dress); adalah jenis pakaian berbentuk satu potong seperti busana Blus dan bersambung hingga bagian rok.
  7. Rompi (Vest); merupakan sejenis Jas Pendek tanpa lengan yang panjangnya hingga ke pinggang. Rompi biasanya digunakan oleh Pria yang dikenakan di atas kemeja dibawah jas.
  8. Celana (Pants); yaitu busana yang digunakan pada tubuh bagian bawah yang dimulai dari pinggang yang memiliki 2 lubang pada ujung kaki. Celana dapat dibagi menjadi beragam jenis berdasarkan ukuran dan bentuknya. Berdasarkan ukurannya celana memiliki contoh seperti: Short, Jamaica, Bermuda, Pedal, Capri, dan Full Length. Sementara berdasarkan bentuknya, Celana memiliki contoh seperti: Fitted, Slim, Straight, Tapered, Peg Top, Ankle Puff, Bell Bottom, Palazzo dan Baggy.
  9. Celana Terusan (Jump Suite); adalah busana satu bagian yang terdiri dari Blus atau Kemeja yang bersambung dengan Celana.

 

B. Busana berdasarkan Fungsi

Busana merupakan sebuah outfit yang digunakan pada berbagai kegiatan manusia dengan fungsi dan tampilan yang berbeda-beda. Berikut ini adalah Jenis-jenis Busana yang dikelompokkan berdasarkan Fungsinya.

  1. Busana Kerja; merupakan jenis Busana Formal yang digunakan untuk kepentingan profesi pekerjaan. Jenis Busana ini disesuaikan berdasarkan jenis pekerjaan, seperti yang berada di perkantoran instansi maupun bisnis, atau pun untuk pekerjaan yang bersifat outdoor.
  2. Busana Sekolah/Kuliah; adalah jenis Busana formal yang diperuntukkan untuk siswa/mahasiswa dari sebuah instansi pendidikan yang menunjukkan identitas dan lambang almamater.
  3. Busana Santai/Rekreasi; yaitu jenis Busana yang digunakan untuk kegiatan non-formal, seperti bersantai, rekreasi atau hang out.
  4. Busana Pesta; merupakan jenis Busana yang digunakan untuk menghadiri sebuah acara pesta. Busana pesta juga harus menyesuaikan dengan tema acara sehingga busana akan tampak serasi dengan acara tersebut.
  5. Busana Olahraga; adalah jenis Busana yang digunakan untuk kegiatan berolahraga. Busana Olahraga biasanya menggunakan bahan-bahan yang sesuai dengan kegiatan fisik, seperti mudah menyerap keringat, sirkulasi yang nyaman dan fleksibel.
  6. Busana Khusus; yaitu jenis Busana yang digunakan untuk event dan kegiatan tertentu atau acara khusus. Event dan acara khusus tersebut antara lain: Karnaval, Acara Natal, Acara Keagamaan, Pesta Kostum, dan lain-lain.
  7. Busana Daerah; merupakan jenis Busana yang digunakan untuk kegiatan Adat atau Daerah serta kegiatan-kegiatan Kedaerahan seperti event budaya.

 

Demikian artikel tentang Definisi Seni Tata Busana serta deskripsi berbagai jenis-jenisnya. Artikel terkait lainnya dapat mengecek label Seni Rupa pada laman tegaraya.com.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel