google55176b2a3bd0445a.html Fotografi Makro: potret detail objek yang kecil -->

Fotografi Makro: potret detail objek yang kecil

Fotografi Makro atau disebut Macro Photography adalah jenis aliran tema dari Seni Fotografi yang memfokuskan potret jarak yang sangat dekat pada objek-objek yang kecil. Aliran tema jenis ini cukup menarik untuk para Fotografer baik yang pemula maupun profesional untuk bereksperimen dengan kamera mereka. Hasil yang detail dan bersifat zooming dari objek-objek yang sangat kecil terekam indah di dalam galeri seni fotografi mereka.

 

Didalam Seni Fotografi Makro, objek-objek yang digunakan untuk dipotret dan dieksplorasi antara lain detail serangga kecil, daun kecil, bunga, embun, dan lain-lain. Hasil yang didapatkan ketika memotret tetap tajam, sangat detail, dan memiliki tekstur yang kadang sulit kita lihat secara kasat mata. Hasil Foto Makro biasanya memiliki rasio 1:1 dimana potret gambar yang dihasilkan sama besar dengan objek aslinya.

 

Tips dan Trik Fotografi Makro

Ketika kita memilih untuk mencoba mengekplorasi dan memotret objek-objek kecil di sekitar kita, hal ini sama seperti kita melakukan kegiatan Seni Fotografi Landscape maupun Fotografi Wildlife. Dilakukan sebuah persiapan alat dan perlengkapan untuk kegiatan yang kita lakukan diluar ruangan. Sang juru foto akan dituntut memiliki konsentrasi yang tinggi, fokus dan peka dengan objek-objek kecil yang menarik.

Berikut ini adalah beberapa tips dan trik yang dapat dilakukan untuk Seni Fotografi beraliran Makro.

  1. Persiapkan berbagai perlengkapan Fotografi yang akan dibawa dan dipergunakan. Apabila kegiatan Fotografi dilakukan diluar ruangan atau outdoor maka disarankan untuk membawa perlengkapan tersebut di dalam tas. Hal ini juga dibutuhkan untuk membawa perlengkapan dan kebutuhan konsumsi selama di lapangan.
  2. Membawa berbagai jenis lensa kamera yang diperlukan di lapangan. Disarankan untuk menggunakan jenis kamera khusus Fotografi Makro atau menggunakaan Lensa Zoom dengan jarak lensa 50 mm hingga 100 mm keatas untuk hasil yang lebih baik.
  3. Disarankan untuk membawa dan menggunakan tabung Ekstensi pada lensa kita agar mendekatkan jarak fokus lensa ke arah objek foto. 
  4. Disarankan membawa mini Tripod agar kamera dapat diatur posisi dan tidak terjadi getaran saat pengambilan gambar.
  5. Memperhatikan waktu pengambilan gambar yang disesuaikan dengan kondisi cahaya matahari. Disarankan untuk mengambil potret foto pada periode Golder Hours. Namun apabila hendak melakukan potret objek pada kondisi cahaya ekstrim seperti terlalu gelap atau terlalu terang, dapat menggunakan flash eksternal atau filter cahaya.
  6. Pengaturan dan setting Exposure, Shutter Speed dan ISO pada kamera yang sesuai dengan kondisi lapangan dan pencahayaan di sekitar objek. Disarankan menggunakan ISO yang rendah, Shutter Speed dan bukaan diafragma yang besar.Gunakan Moder Manual pada kamera, agar kita dapat bereksplorasi dan mengatur titik fokus kamera pada objek yang kita potret.
  7. Dapat menggunakan tabung ekstensi atau beberapa filter lensa jika hendak memiliki efek yang sesuai dengan keinginan kita.
  8. Gunakan teknik DoF atau Dept of Field untuk mendapatkan kesan fokus pada objek dan blur pada latar belakang objek. 
  9. Dekati objek secara perlahan dan sabar agar tidak mengganggu objek yang kita potret. Tunggu beberapa momen menarik yang dilakukan oleh objek yang kita potret.
  10. Dapatkan pola komposisi yang terbaik pada objek, kemudian bereksperimen lah dengan jarak lensa ke objek tersebut.
  11. Disarankan untuk memotret ketika kondisi alam setelah hujan. Tetesan air tersebut akan menambah daya tarik objek yang kita potret.
  12. Jangan merusak habitat serangga dan membuang sampah disekitar lokasi pemotretan objek.

 

Contoh Fotografi Makro

Melihat dari banyaknya objek-objek kecil yang menarik untuk diabadikan dalam Seni Fotografi membuat banyak jenis karya foto yang dihasilkan. Beragam jenis objek foto yang telah ditulis sebelumnya, seperti; serangga-serangga kecil, daun-daun kecil, bunga, embun, dan lain-lain. Para juru foto tersebut bahkan akan menunggu beberapa momen menarik yang dilakukan oleh beberapa objek bergerak.

Berdasarkan jenis-jenis objek yang dipotret tersebut menjadikan Aliran Tema Fotografi Makro memiliki beberapa jenis Sub Tema seperti Fotografi bertema Serangga, Bunga, Daun, Embun, dan lain-lain.

Berikut ini adalah contoh-contoh dan galeri karya Seni Fotografi Makro yang menarik dan telah disajikan.



















Saat ini banyak hasil karya Seni Fotografi Makro yang diposting dan diperjualbelikan pada platform digital bertema Seni Fotogafi. Terkadang hasil-hasil Fotografi Makro ini dipergunakan untuk kebutuhan riset, pameran ilmu biologi, dan pendidikan. Beberapa hasil potret Seni Fotografi Makro juga tersaji didalam Festival dan kompetisi-kompetisi Fotografi, serta dikampanyekan dalam kegiatan Penyelamatan Lingkungan Hidup.

 

Demikian deskripsi singkat tentang Seni Fotografi Makro yang menyajikan potret detail dari objek-objek yang berukuran kecil. Artikel terkait lainnya dapat mengunjungi dan mengecek label fotografi pada laman tegaraya.com

LihatTutupKomentar