Coffeetography: potret secangkir kopi yang trending di media sosial

Coffeetography adalah jenis aliran tema dalam Seni Fotografi yang mengabadikan objek kopi hangat yang dihias di dalam sebuah cangkir ke dalam rekaman foto. Coffeetography merupakan akronim dari Coffee Photography yang memiliki arti Fotografi Kopi. Aliran tema jenis ini sangat banyak diminati oleh para Fotografer saat ini, dari yang pemula hingga professional dengan berbagai jenis kamera. Kemampuan memotret Kopi ini akhirnya menjadi bersifat alami bagi semua orang yang memang mencintai kopi.

 

Coffeetography merupakan sebuah tren baru dalam Seni Fotografi yang merebak begitu cepat dan dianggap sangat happening saat ini. Banyak hasil potret kopi tersebut yang menonjolkan keindahan seni menghias kopi tersebut dan mengambil background interior caffe atau kedai kopi yang dekoratif. Terkadang di dalam hasil karya fotografi kopi tersebut akan ditambah dengan watermark atau quotes yang menarik pada proses editing finishingnya. Hasil karya Seni Fotografi Kopi tersebut kemudian akan dipamerkan pada akun sosial mereka untuk menarik minat para pecinta Fotografi Kopi.

 

Tips Potret Coffeetography

Sebelum kita memotret produk kopi sudah dipastikan agar kita mengenali jenis kopi tersebut. Kopi yang disajikan di kedai kopi atau caffe memiliki berbagai jenis dengan dekorasi hiasan di atas kopi yang berbeda dan konsep Seni Fotografi yang berbeda pula. Kemudian jenis kopi tertentu tidak dapat dibiarkan terlalu lama sehingga harus segera dipotret dengan kamera lebih cepat. 

Berikut ini adalah beberapa tips untuk melalukan Seni Fotografi Kopi.

  1. Cahaya harus cukup kuat dan tegas untuk membentuk objek kopi yang ingin dipotret.
  2. Mengatur komposisi foto yang bagus dengan mengatur posisi cangkir kopi dan latar belakang atau background yang hendak dipotret. Pada perangkat kamera juga disarankan untuk menggunakan grid pada layar untuk membagi frame foto agar hasil foto terlihat proporsional.
  3. Lakukan setting pada kamera untuk menentukan Exposure, ISO dan Shutter Speed yang sesuai dengan kondisi tempat pemotretan.
  4. Lakukan beberapa kali kegiatan potret kamera dengan berbagai angle foto agar dapat memiliki beragam galeri foto yang menarik dan dapat dipilih.
  5. Disarankan untuk meningkatkan kemampuan handle kamera atau dapat menggunakan tripod agar hasil gambar tidak bergerak dan blur.
  6. Gunakan Teknik DoF atau Dept of Field untuk mendapatkan hasil gambar yang lebih fokus pada objek cangkir kopi dan latar belakang yang lebih blur atau efek bokeh.
  7. Dalam sesi pemotretan dalam ditambahkan beberapa properti yang kita siapkan, seperti buku, sendok, bunga, atau pena.
  8. Ketika melakukan protret terhadap Barista Kopi disarankan untuk meminta ijin terlebih dahulu dan berikan feed yang baik untuk pengelola kedai kopi tersebut.
  9. Untuk mempertajam dan memperindah hasil foto dapat dilakukan editing dengan beberapa jenis aplikasi pada perangkat keras atau komputer.

 

Contoh Foto dari Coffetography

Banyak objek dalam Seni Fotografi Kopi yang dipotret oleh para Fotografer tersebut. Mereka dapat memotret penyajian Kopi oleh Sang Barista Kopi, Proses pembuatan Kopi, hingga Kopi yang sudah disajikan diatas meja. Terkadang potret secangkir kopi juga dapat dilakukan secara outdoor atau di alam terbuka

Saat ini lahir beberapa Komunitas Pecinta Kopi dan Seni Fotografi Kopi yang sering menghasilkan karya-karya Fotografi mereka untuk dipublikasikan pada akun sosial media atau diperjualbelikan lewat platform jual beli foto.

Berikut ini adalah beberapa contoh dan galeri foto dari hasil Coffetografi atau Seni Fotografi Kopi yang menarik.











Dalam Seni Fotografi kedepannya akan semakin memiliki banyak trend yang happening seperti Seni Fotografi Kopi atau Coffeetography. Pola konsumsi manusia dan gaya hidup akan menentukan arah tren sebuah perkembangan Seni Fotografi dan menciptakan banyak sub genre atau aliran baru.

Demikian artikel tentang Coffeetography atau Seni Fotografi Kopi. Artikel terkait lainnya atau dapat mengunjungi laman tegaraya.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel