Definisi Novel menurut Jenis-jenis dan Genre

Novel merupakan salah bentuk dari Seni Sastra yang merupakan dari bentuk karya tulis Sastra Prosa. Definisi Novel adalah sebuah karya tulis sastra yang menceritakan tentang kehidupan seseorang atau tokoh serta orang-orang disekitarnya dengan menonjolkan sifat dan watak dari setiap tokoh dari tulisan Novel tersebut.  Novel merupakan salah satu bentuk karya sastra yang populer di dunia, karena paling banyak beredar dan isi cerita yang mudah diterima oleh masyarakat luas.

Kata Novel berasal dari bahasa Italia yaitu Novella yang berarti Cerita. Sedankan orang yang menulis Novel disebut dengan istilah Novelis. Karya tulis Novel memiliki ciri khas yang berbeda dengan karya tulis Sastra yang lain. Ciri-ciri umum dari Novel antara lain adalah sebagai berikut.
  1. Novel ditulis sebagai narasi atau deskripsi yang menggambarkan suasana sebuah kejadian di dalam ceritanya.
  2. Alur cerita di dalam Novel cukup Kompleks dan terdapat lebih dari satu impresi, efek maupun emosi.
  3. Seleksi cerita dalam Novel lebih luas.
  4. Novel memiliki cerita yang lebih panjang, namun memiliki banyak kalimat yang diulang-ulang.
  5. Jumlah kata yang terdapat didalam sebuah Novel berkisar 35.000 kata dan memiliki lebih dari 100 halaman.
Karya Tulis Novel memiliki struktur yang jelas dan membentuk isi cerita. Struktur Novel antara lain adalah:
  1. Abstrak; merupakan bagian ringkasan isi cerita yang biasanya disusun di bagian awal cerita pada sebuah Novel.
  2. Orientasi; adalah bagian penjelasan mengenai latar waktu dan suasana, seperti terjadinya cerita, pembahasan tokoh atau perwatakan.
  3. Komplikasi; adalah urutan kejadian yang dihubungkan olhe sebab akibat, dimana setiap peristiwa terjadi karena adanya sebab dan mengakibatkan munculnya peristiwa yang lainnya.
  4. Evaluasi; adalah bagian dimana konflik yang terjadi pada tahap komplikasi terarah menuju suatu titik tertentu.
  5. Resolusi; adalah bagian adalam Novel yang memunculkan solusi atas konflik yang sedang terjadi.
  6. Koda; adalah bagian akhir atau penutup cerita dalam sebuah Novel.
Karya Tulis Novel memiliki beberapa jenis yang dibagi berdasarkan isi, tokoh dan peminat bacanya. Jenis-jenis Novel antara lain adalah sebagai berikut.
  1. Novel Teenlit; merupakan jenis Novel yang berlatar cerita kehidupan remaja. Novel jenis ini mengangkat tema persahabatan, percintaan dan cita-cita. Novel ini digemari peminat remaja atau anak-anak sekolah.
  2. Novel Chicklit; merupakan jenis Novel yang bercerita tentang kehidupan wanita muda dan segala permasalahannya. Beberapa latar tempat yang digunakan biasanya adalah kamar tidur, cafe, taman dan beberapa tempat yang disukai oleh wanita muda atau remaja perempuan. Novel jenis ini digemari oleh pembaca remaja wanita.
  3. Novel Metropop; merupakan jenis Novel yang bercerita tentang kehidupan wanita kosmopolitan yang berkutat dengan kehidupan perkantoran. Beberapa intrik didalam cerita akan mengambarkan sang wanita dengan masalah yang kompleks seputar kehidupan, asmara dan karir. Peminat jenis Novel ini biasanya adalah wanita dewasa atau mahasiswi.
  4. Novel Songlit; merupakan sebuah Novel yang mengambil kisah dari sebuah lirik lagu atau imajinasi penulis berdasarkan lagu yang didengarnya. Penggemar Novel jenis ini bersifat umum dari remaja hingga dewasa.
  5. Novel Dewasa; merupakan sebuah jenis Novel yang bercerita tentang kehidupan orang dewasa. Jenis Novel ini diperuntukkan untuk pembaca yang sudah dewasa.
Genre merupakan ragam kaidah yang digunakan dalam membedakan bentuk karya seni dan budaya. Setiap genre memiliki ciri khas yang membedakan suatu karya dengan karya yang lain. Dalam karya tulis Novel memiliki beberapa Genre yang terkenal di kalangan pembaca Novel. Genre juga menentukan pasar peredaran karya tulis Novel. Beberapa jenis Genre dalam karya tulis Novel antara lain adalah sebagai berikut.

1.   Novel Horror
Novel bergenre Horror menampilkan cerita yang mencekam dan penuh teror yang berasal dari sosok astral maupun pembunuh. Novel Horror banyak menghadirkan adegan yang membuat pembaca merasa merinding dan merasakan takut. Beberapa contoh Novel bergenre Horror antara lain Haunted karya Chuck Palahniuk, Horns karya Joe Hill, The Exorcist karya William Peter Blatty, Goosebumps karya R. L. Stine, Bangku Kosong karya Ruwi Meita, dan lain-lain.

2.   Novel Misteri
Novel bergenre Misteri menceritakan sebuah kasus misterius yang berkaitan dengan tokoh-tokoh di dalam cerita. Novel Misteri sering diartikan seperti kisah horror, padahal penyajian cerita dan latar berbeda dengan Novel bergenre Horror. Novel misteri menceritakan sebuah misteri yang janggal yang dipecahkan oleh beberapa tokoh. Beberapa cerita bahkan menyisipkan pesan-pesan yang membuat pembaca semakin penasaran dengan cerita yang penuh trik dan beralur twist. Beberapa contoh karya Novel bergenre Misteri antara lain Sherlock Holmes karya Conan Doyle, Murder on Orient The Express karya Agatha Christie, The ABC Murders karya Agatha Christie, The Da Vinci Code karya Dan Brown dan lain-lain.

3.   Novel Humor
Novel bergenre Humor merupakan kisah yang menceritakan cerita lucu, konyol, menggelitik dan mengundang tawa bagi pembacanya. Novel Humor bisa menggunakan bahasa diksi yang indah maupun menggunakan bahasa gaul yang modern dan masa kini. Beberapa contoh Novel bergenre Humor antara lain Manusia Setengah Salmon karya Raditya Dika, Skripsick: Derita Mahasiswa Abadi karya Chara Perdana, Mukidi karya Soetantyo Moechlas, dan lain-lain.

4.   Novel Romantis
Novel bergenre Romantis banyak menceritakan tentang kisah percintaan dan kasih sayang. Novel Romantis banyak menggunakan diksi puitis dan kata-kata indah. Adegan dan dialognya banyak menceritakan hal-hal yang romantis. Beberapa contoh Novel bergenre Romantis adalah Rindu karya Tere Liye, Emma karya Jean Austen, The Notebook karya Nicholas Sparks, dan lain-lain.

5.   Novel Fiksi Fantasi
Novel bergenre Fiksi Fantasi menceritakan kisah imajinasi yang surealis dan kreatifitas yang tinggi. Ciri khas Novel Fiksi Fantasi terdapat pada ide cerita yang mengangkat hal-hal magis, supranatural namun tetap logis. Genre Fiksi banyak digunakan dalam Karya Sastra Barat, seperti Eropa dan Amerika. Beberapa contoh Novel bergenre Fiksi Fantasi antara lain Harry Potter karya J. K. Rowling, Twilight karya Stephenie Meyer, The Hunger Games karya Suzzane Collins, The Maze Runner karya James Dashner, The Lord of The Rings karya J. R. R. Tolkien, dan lain-lain.

6.   Novel Fiksi Sains/Sci-Fi
Novel bergenre Fiksi Sains menceritakan kisah imajinasi teknologi tinggi yang terjadi di kehidupan manusia modern. Novel Fiksi Sains disebut juga dengan cerita Utopia atau dunia impian, dengan latar cerita yang penuh teknologi tinggi dan ilmu pengetahuan serta beberapa fenomena alam yang terjadi di masa depan yang mempengaruhi kehidupan dan teknologi di dunia. Beberapa contoh Novel bergenre Fiksi Sains yang terkenal antara lain Back to The Future karya Bob Gale, Intersellar karya Greg Keyes, New York 2140 karya Kim Stanley Robinson, dan lain-lain.

7.   Novel Sejarah
Novel bergenre Sejarah mengambil kisah yang menceritakan Sejarah, Mitos atau Legenda yang terjadi di masyarakat atau sebuah bangsa. Novel Sejarah merupakan jenis Novel Non-Fiksi yang menceritakan kebenaran suatu kejadian yang ditulis oleh Novelis berdasarkan versinya, namun juga bersifat abu-abu karena sebagian cerita akan ditambah-tambahkan menjadi setengah fiksi. Biasanya penulis akan menambahkan beberapa opini didalam karya tulisnya. Novel Sejarah berbeda dengan Biografi karena beberapa alur dan komentar dialog akan ditambahkan oleh penulis. Beberapa contoh Novel bergenre Sejarah antara lain Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka, Wali Sanga karya Damar Shashangka,  Majapahit: Sandyakala Rajawangsa karya Langit Kresna Hariadi, The Templar Knight karya Jan Guillo, dan lain-lain.

8.   Novel Petualangan
Novel bergenre Petualangan menceritakan kisah petualangan atau sebuah perjalanan misi dengan ending yang tak terduga sebagai tujuannya. Novel Petualangan menitikberatkan pada alur cerita yang berkesinambungan. Adegan dan situasi akan dijelaskan dengan detail. Novel ini bisa bersifat Fiksi maupun Non-Fiksi atau sejarah. Beberapa contoh Novel bergenre Petualangan antara lain Journey to Centre of Earth karya Jules Verne, 5 cm karya Dhonny Dirgantoro, Tahta Mahameru karya Azzura Dayana, Percy Jackson dan The Olympians karya Rick Riordan, The Hobbit karya J. J. R. Tolkien, dan lain-lain.

9.   Novel Inspiratif
Novel bergenre Inspiratif mengangkat cerita Fiksi maupun Non-Fiksi yang menjadi inspirasi kehidupan yang terjadi di sekitar. Penulis Novel Inspiratif biasanya mengambil tema seputar pendidikan, kehidupan, cita-cita, dan juga percintaan. Penulis biasanya mengungkapkan emosi yang ada di dalam perwatakan tokoh hingga pembaca akan ikut merasakan perasaan yang sama. Melalui Novel Inspiratif juga akan mengangkat semangat cita-cita pembaca karena pesan-pesan moral yang disampaikan. Beberapa contoh Novel Inspiratif yang terkenal antara lain Laskar Pelangi karya Andera Hirata, Sang Pemimpi karya Andre Hirata, Bumi Manusia karya Pramoedia Ananta Toer, dan lain-lain.

10.   Novel Epos/Kepahlawanan
Novel bergenre Epos atau kepahlawanan merupakan kisah yang mengangkat cerita kepahlawanan baik Fiksi maupun Non-Fiksi. Novel Epos biasanya akan menceritakan tokoh yang memiliki tugas kepahlawanan kerajaan dan namun memiliki sisi kelemahan nurani yang sebagai manusia biasa. Novel ini bersifat Epik dan Kolosal dengan settingan suasana perang dan strategi, permasalah keluarga kerajaan, dan dipenuhi pesan-pesan moral tentang kepemimpinan. Beberapa contoh Novel Epos atau Kepahlawanan antara lain The Darkness of Gatot Kaca karya Pitoyo Amrih, Perjalanan Sunyi Bisma Dewabrata karya Pitoyo Amrih, King Arthur karya Frank T. Thompson, Hercules karya Geraldine McGaughgrean, dan lain-lain  

Demikian deskripsi tentang Definisi Novel beserta Jenis-jenis dan Genre-nya. Banyak karya tulis Novel yang memiliki tema dan genre diluar daftar tersebut atau perpaduan dari berbagai genre. Artikel terkait lainnya silahkan cek di tegaraya.com

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter