-->

SENI MUSIK menurut sumber suara dan alat-alat musik

Seni Musik dibuat dari suara yang berasal dari alat atau media yang bergetar dan memiliki susunan nada yang indah dan harmonis. suara atau bunyi akan merambat melalui media udara dan akan menyentuh indera pendengar. Pada artikel sebelumnya kita mengetahui definisi seni musik dan berbagai jenisnya yang beragam. Suara dalam seni memiliki banyak ragam dan karakter yang berbeda-beda tergantung dari media yang menghasilkan suara atau bunyi.
Beberapa instrumen yang menghasilkan suara dalam seni musik adalah suara manusia (vokal) dan suara alat musik (media). Suara manusia yang digunakan dalam seni musik biasanya melafalkan lirik atau syair dengan susunan nada yang harmonis. Orang atau manusia yang melantunkan syair menjadi sebuah alunan suara musik disebut Penyanyi. Instrumen lain yang menghasillkan suara atau bunyi adalah alat musik. Alat musik adalah sebuah instrumen atau alat yang dimodifikasi yang bertujuan untuk menghasilkan suara yang bisa mengiringi alunan musik. Alat-alat musik memiliki banyak ragam dan jenis serta cara memainkannya yang berbeda-beda. Karakter suara pada alat musik yang berbeda-beda tersebut dapat saling mengisi dan menciptakan harmoni. Orang yang memainkan alat musik disebut Musikus.
Penyanyi dan alat musik dapat dipadukan menjadi sebuah seni musik yang lengkap dan harmonis, sehingga menciptakan gabungan suara-suara dengan berbagai karakter dan jenis dan menciptakan sebuah alunan musik yang utuh disebut Lagu. Lagu adalah sebuah gubahan seni nada atau suara yang berurutan dilengkapi dengan kombinasi dan tempo yang teratur serta mengandung irama. Orang yang menciptakan susunan nada untuk menciptakan sebuah lagu disebut Komponis, sementara orang yang menulis lagu hingga menulis lirik vokal untuk penyanyi disebut Musisi.
Sumber suara yang dibuat untuk menciptakan alunan musik memiliki beraneka ragam jenis, dari alat yang bersifat sederhana yang turun temurun dibuat dari peradaban klasik hingga dimodifikasi dengan tenaga listrik di era modern ini. Pada Musik tradisional biasanya instrumen vokal dan alat-alat musik diciptakan dari kebudayaan lokal dan menonjolkan ciri khas sumber daya alam untuk membuat alat musik yang dimiliki daerah tersebut. Musik Modern mengambil beberapa alat musik tradisional untuk kemudian dikembangkan dan dimodifikasi dengan komponen-komponen listrik dan menciptakan alat musik baru dengan beragam efek suara yang dihasilkan.
Berikut ini beberapa jenis sumber suara dan alat-alat musik yang menjadi instrumen dalam seni musik. 

1.   Penyanyi
Penyanyi memiliki sumber suara yang berasal dari pita suara yang ada di tenggorokan manusia. Suara penyanyi memiliki karakter jenis suara yang dipisahkan melalui gender manusia. Jenis suara vokal pada laki-laki adalah Tenor, Bariton, dan Bass. Sementara jenis suara vokal pada gender perempuan adalah Sopran, Mezo-sopran, dan Alto. Jenis vokal tersebut dibagi berdasarkan tinggi suara (Tenor suara tertinggi laki-laki, Sopran adalah suara tertinggi perempuan) dan rendah suara (Bass adalah suara terendah laki-laki, Alto adalah suara terendah perempuan). Penyanyi dalam seni musik bisa bernyanyi secara sendirian yang disebut Solo, maupun secara berkelompok disebut Grup Vokal.
Penyanyi akan membacakan lirik atau syair yang dilafalkan dengan nada yang sudah disusun oleh komposer dan disampaikan secara harmonis, berirama dan bertempo. Penyanyi dalam seni musik tradisional biasanya menyuarakan syair yang berbahasa daerah dengan teknik vokal yang khas dan tidak hanya bertujuan hiburan, namun juga ritual atau pun penyajian untuk penyembahan kepercayaan setempat. Beberapa sebutan penyanyi tradisional di dunia adalah: Sinden, Madihin, Perkolong-kolong, dan lainnya. Penyanyi seni musik modern menggunakan bahasa yang universal dan bertujuan sebagai hiburan dengan tema yang beragam. Penyanyi musik modern biasanya diiringi sebuah mini grup seperti Band atau diiringi kelompok alat musik yang banyak seperi Orkestra. Penyanyi dalam sebuah grup band disebut vokalis.

2.   Alat musik tiup

Alat musik tiup adalah instrumen alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup. Tangga nada pada alat musik biasanya diatur menggunakan jemari untuk menekan tuas atau lubang angin. Alat musik tiup ada yang terbuat dari bahan alami seperti kayu atau bambu, ada pula yang terbuat dari bahan buatan seperti plastik atau logam. Beberapa jenis alat musik tiup ada yang ditemukan dari daerah maupun hasil modernisasi. Alat musik tiup tradisional antara lain: Seruling, Serunai, Pareret, Saluang, Serangko, Karinding, Toleat, Lalove, Papuik Tanduak, 
Alat musik tiup modern antara lain: Klarinet, Saxophone, Trombone, Harmonika, Terompet.

3.   Alat musik pukul
Alat musik pukul disebut juga dengan nama alat musik perkusi. Alat musik pukul dimainkan dengan cara memukul permukaan alat yang diketuk menggunakan tangan atau tongkat. Beberapa Alat musik pukul tradisional antara lain: Kolintang, Gong, Bonang, Gendang, Angklung, Bangbara, Kentongan, Aramba, Doli-Doli, Ganda, Gonrang, Tarantung, dan lainnya. Sementara Alat musik pukul era modern yang terkenal adalah Xylophone, Vibrafon, Drum set dan Simbal.

4.   Alat Musik Goyang
Alat musik goyang dimainkan dengan cara menggoyangkan alat musik tersebut menghasilkan getaran dari dalam alat dan menimbulkan bunyi. Beberapa alat musik goyang tradisional antara lain: Angklung, Cacaian, Makaras, Tamborin, Arumba, Sistrum. Sementara Alat musik modern yang dimainkan dengan cara digoyang menginkulturasikan Alat musik tradisional seperti Tamborin.

5.   Alat musik petik
Alat musik petik dimainkan dengan cara memetik sejumlah senar atau dawai yang memiliki not dan tangga nada yang berbeda. Alat musik petik disebut juga dengan nama Kodoron. Alat musik petik memiliki bagian yang tersusun atas tubuh, leher, kepala, tunner, dan lubang suara. Alat musik petik tradisional antara lain: Kecapi, Rebab, Sampe, Talindo, Santu, dan Panting. Sementara Alat Musik petik yang terkenal di era Modern adalah Gitar akustik dan Gitar Listrik.

6.   Alat Musik Gesek
Alat musik gesek memilik bentuk seperti alat musik petik yang memiliki dawai atau senar dan dimainkan dengan menggesekkan busur pada barisan senar dan tangga nada diatur dengan jemari yang menekan senar pada leher alat musik tersebut. Alat musik gesek banyak ditemukan dari daerah lokal dan menjadi alat musik tradisional antara lain: Arababu, Arbab, Erhu, Haegeum, Keso-keso, Lagia, Rebab, Sukong, Tarawangsa, Tehyan dan Yangqin. Alat musik gesek modern banyak menginkulturasikan dari bentuk dan jenis alat-alat musik tradisional yang dimodifikasi dan dikenal secara universal antara lain: Biola, Cello, Viola, dan Countre Bass.

7.   Alat Musik Elektronik
Alat musik eletronik merupakan alat musik yang hadir di era modern. Alat musik elektronik adalah alat musik yang banyak menggunakan instrumen elektronik untuk mengubah karakter suara alat musik maupun volume suara. Alat musik eletrik yang pertama dibuat dan terkenal adalah Piano, Keyboard dan Synthesizer. Alat musik eletrik tersebut dimainkan dengan cara menekan tuts nada yang memiliki tangga nada yang beragam (nada mayor hingga nada minor). Beberapa alat musik manual juga banyak yang diberi sentuhan elektronik seperti Gitar Listrik, Bass Listrik, Drum Listrik, dan lain-lain.
Alat Musik Elektronik murni tidak memiliki dawai yang bergetar, palu, atau mekanisme penghasil suara lainnya. Alat Musik Elektronik murni tersebut mampu mengubah beberapa karakter suara alat musik yang disambungkan dengan perangkat keras seperti laptop atau distorsi. Bahkan dalam beberapa orkestra musik saat ini, alat-alat musik sudah mulai digantikan oleh alat musik Piooner DJ Controller. Dengan konsep ini pertunjukkan musik hanya memainkan rekaman saja dan tune maupun tempo dimainkan secara langsung oleh seorang Disc jockey (DJ).

Demikian penjelasan tentang sumber suara dan alat-alat musik yang menjadi instrumen dalam mengembangkan seni musik. Artikel terkait lainnya silahkan kunjungi laman tegaraya.com
LihatTutupKomentar