SENI SASTRA menurut Definisi dan Bentuk


Definisi Seni Sastra atau kesustraan adalah bentuk seni yang menggunakan bahasa sebagai media untuk menampilkan keindahan tutur kata dan isi cerita kemudian disalurkan menjadi berbentuk tulisan maupun lisan. Didalam seni sastra akan diungkapkan perasaan manusia yang mempunyai nilai keindahan melalui tulisan-tulisan. Secara umum sastra dapat diartikan sebagai karya tulis. Karya seni sastra juga akan menampilkan keindahan melalui tutur lisan untuk membaca tulisan indah tersebut dilengkapi dengan ekspresi oleh sang pembaca tulisan.

Narasi dalam karya seni sastra biasanya sangat unik dan khas. Bahasa yang dipakai dalam seni sastra biasanya ditemukan dalam kitab-kitab pujangga kuno maupun Buku Kamus bahasa serapan daerah, dan bukan merupakan Bahasa sehari-hari. Sehingga menunjukkan ciri keunggulan, seperti keaslian, keartistikan dan juga keindahan dalam isi ataupun ungkapannya. Selain menjadi media ungkapan perasaan melalui tulisan, karya seni sastra juga menampilkan karya tulis naskah berupa fiksi maupun non-fiksi.
Seni sastra erat kaitannya dengan perkembangan peradaban dan budaya manusia. Sehingga karya seni sastra juga mengalami perkembangan dan modernisasi dalam berbagai bentuk. Namun tetap dalam bentuk karya tulisan yang utuh. Berdasarkan isinya, seni sastra dibagi menjadi empat yakni:
  1. Epik; adalah karangan yang menggambarkan sesuatu secara objektif  tanpa mengikuti pikiran dan perasaan pribadi pengarang.
  2. Lirik; adalah karangan yang berbentuk curahan perasaan pengarang secara subjektif
  3. Didaktif; adalah karya sastra yang isinya berupa pesan moral, tata krama, agama dan lain sebagainya
  4. Dramatik; adalah karya sastra yang isinya suatu peristiwa yang menggambarkan yang berlebihan.
Seni Sastra memiliki beberapa unsur yang menyusun kerangka karya. Unsur-unsur tersebut dibagi menjadi 2 yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.
Unsur intrinsik yaitu unsur yang menjadi pengaruh dari seni sastra yang ada didalam seni sastra itu sendiri, unsur intrinsik seni sastra antara lain:
1)      Tema
2)      Amanat
3)      Karakter/perwatakan
4)      Konflik
5)      Setting/latar
6)      Plot/Alur
7)      Simbol
8)      Sudut Pandang
Unsur ekstrinsik karya sastra adalah unsur yang membentuk suatu karya sastra dari luar. Umumnya unsur ini berbentuk latar belakang kehidupan penulis, keyakinan dan cara pandang penulis, adat istiadat, situasi politik, sejarah dan juga ekonomi yang terdapat didalam karya sastra.
Seni sastra memiliki banyak jenis-jenis yang dibuat oleh para pujangga maupun seniman tulisan. Adapun bentuk-bentuk karya sastra adalah sebagai berikut.
1.   Puisi/ Sajak.
Puisi adalah bentuk karya sastra tertua di Dunia. Puisi adalah karya tulis yang diciptakan seseorang (disebut penyair) dalam bentuk tulisan indah dan penuh penuh makna. Puisi ditulis dengan menggunakan pola dan diksi tertulis, dengan bahasa berkualitas estetis pada makna semantis. karya sastra puisi biasanya terikat oleh bait dan larik, kata-katanya singkat tetapi kaya makna, kata-katanya tidak pulgar tetapi terbungkus oleh gaya bahasa, baik yang klise ataupun yang tidak klise.
2.   Pantun.
Pantun adalah jenis puisi tradisional yang berasal dari kawasan Melayu Sumatra. Pantun terdiri dari baris dan sajak pada tiap barisnya, dengan pola a-b-a-b. Pada baris pertama dan kedua merupakan sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat adalah merupakan isi.
3.   Prosa
Prosa adalah karya sastra yang berbentuk tulisan berupa karangan bebas dan umum, tidak bergantung pada irama, maupun kemerduan bunyi layaknya puisi. Prosa biasanya bertemakan cerita kehidupan sehari-hari, sebuah peristiwa ataupun keadaan tertentu. Secara umum Prosa dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
  1. Prosa Fiksi; disebut juga sebagai karangan narasi yang dibuat oleh penulis namun bersifat sugestif/imajinatif dan bukan tentang catatan fakta. Contohnya adalah: Cerpen, Dongeng dan Novel.
  2. Prosa Non Fiksi; adalah kebalikan dari Prosa Fiksi. Prosa non fiksi adalah sebuah ulasan cerita yang ditulis berdasarkan bukti atau fakta yang valid dan bisa dipertanggung-jawabkan kebenarannya. Contohnya adalah: Artikel, Opini, Tajuk Rencana, Feature dan Biografi.
4.   Roman
Roman adalah jenis karya sastra klasik. Roman awalnya dideskripsikan sebagai sebuah cerita Romance atau percintaan yang hadir di daratan Eropa. Roman adalah  cerita rekaan  yang menceritakan kisah hidup seorang anak manusia dari kecil sampai meninggal dunia, atau dari bayi sampai dewasa. Saat ini Roman juga dituliskan tidak bertema percintaan semata, namun tetap ada bumbu-bumbu Romance sebagai pemanis.
5.   Legenda
Legenda adalah cerita yang mengungkapkan asal usul suatu tempat dan identik dengan kisah-kisah kerajaan jaman dahulu. Legenda tidak diketahui siapa pengarangnya. Legenda bisa dikategorikan sebagai cerita fiksi yang belum pasti diketahui kebenarannya, namun sering tercatat dalam prasasti Sastra Kuno.
6.   Drama
Drama adalah karya sastra berupa naskah cerita yang yang memadukan unsur puisi dan prosa, dengan mendeskripsikan suatu peristiwa yang ditunjukkan dalam adegan dan dialog pementasan. Drama yang dipentaskan tersebut diisi oleh pelaku cerita dilengkapi dengan ekspresi dan mimik muka. Drama biasanya diawali dengan prolog.
7.   Essai
Esai adalah karya tulis yang mendeskripsikan opini mengenai objek tertentu yang didasari oleh argumen penulis. Sebuah tulisan esai memuat 3 bagian, antara lain adalah: 
  1. Pembukaan; adalah bagian permulaan yang berisi sekeping informasi yang mengidentifikasi subjek bahasan yang akan dinilai dan diulas oleh pengarang
  2. Tubuh; berisi seluruh bagian penting dan ulasan inti yang dikembangkan oleh si penulis
  3. Penutup; yakni bagian simpulan yang berisi ide pokok, ringkasan isi, serta tambahan beberapa observasi tentang subyek yang telah dinilai.
8.   Memoar
Memoar adalah karya tulis yang berupa cerita kenang-kenangan oleh seseorang, dan ditulis oleh subjek yang ada dalam cerita itu sendiri, serta sejumlah tokoh yang ada didalamnya. Memoar biasanya menceritakan sebuah momen tertentu yang dapat menyusun Biografi.
9.   Catatan Harian

Catatan Harian atau Buku Harian adalah cerita pengalaman maupun peristiwa yang dialami seseorang semasa hidupnya yang telah lalu, kemudian diaplikasikan dalam dalam sebuah catatan (Diary).
10.   Catatan Sejarah
Catatan Sejarah adalah jenis karya sastra yang menceritakan kejadian di masa lampau ke dalam bentuk tulisan, dengan mengambil referensi dari berbagai sumber. Catatan sejarah biasanya diangkat dari fakta sejarah di masa lalu, namun oleh penulis akan diuraikan dengan imajinasi dan khayalan yang bertujuan untuk menarik hati pembaca.

Demikian artikel ulasan tentang deifinisi karya seni sastra dan ragam bentuknya. artikel terkait lainnya silahkan cek tegaraya.com

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter