Lukisan aliran Surealisme yang imajinatif


Surealisme merupakan aliran seni lukis yang bersifat imajinatif. Aliran seni lukis ini menghadirkan kontradiksi antara mimpi dan realita menjadi nyata dalam gambar yang memperlihatkan objek nyata dalam keadaan yang tidak mungkin terjadi, seperti dalam mimpi atau alam bawah sadar manusia.

Asal kata surrealisme pertama kali muncul pada catatan tentang balet parade, pada tahun 1917 yang ditulis oleh Guillaume Apolliuaire dalam karyanya “Super Realisme” atau surealisme. Karya lukis surealisme ini hanya dapat ditafsirkan oleh sang pelukis atau kritikus seni, karena memilki pesan dan makna yang dilambangkan dengan khayalan dalam lukisan-lukisan tersebut.

Berikut ini adalah lukisan aliran Surealisme yang Imajinatif dan menarik untuk dinikmati
The Persistence of Memory (Salvador Dali, 1931)
Broken Column (Frida Kahlo, 1944)
The Philosopher’s Lamp (Rene Magritte, 1936)
The Arboreal Office (Rob Gonsalves, 2014)
Pesta Tiga (Roby Dwi Antono, 2013)
The Colossus (Roby Dwi Antono, 2016)
The Making Cloud (Sergey Kolesov)
Nenek (Amang Rahman Jubair, 1976)
Through Birds, Through Fire, but Not Through Glass (Yves Tanguy, 1943)
L’Ange du Foyeur (Max Ernest, 1937)
Stairway to Heaven (Jim Warren)
Karya: Jose Roosevelt
Karya: Jose Roosevelt
Karya: Jose Roosevelt


Jarosław Jaśnikowski
Karya lukis: Jarosław Jaśnikowski
judul lukisan: Faces in a mirror
Karya: Salvador Dali
Karya: Rafal Olbinski
Pawel Kuczynski

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter